Emas Dunia Hancur Lebur, Waspada Emas Pegadaian Besok Ambrol

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
10 November 2020 10:23
Ilustrasi Emas Pegadaian. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian bervariasi pada perdagangan Selasa (10/11/2020). Tetapi patut waspada akan adanya kemerosotan yang lebih besar besok, sebab harga emas dunia sedang hancur lebur. Di sisi lain, kurs rupiah sedang perkasa, kombinasi tersebut bisa menekan harga logam mulia di dalam negeri. 

Berdasarkan pengamatan Tim Riset CNBC Indonesia, pergerakan harga emas dunia biasanya akan mempengaruhi harga emas di Pegadaian 2 hari setelahnya. Harga emas dunia hancur lebur kemarin, ambrol 4,6%, sementara rupiah justru menguat 1%.

Artinya ada risiko emas batangan di Pegadaian akan turun tajam Rabu besok.


Melansir data dari situs resmi Pegadaian, emas Antam standar hari ini mayoritas mengalami pelemahan. Hanya satuan 100 gram yang stagnan di Rp 96.414.000/batang, sementara satuan lainnya turun. Satuan 500 gram turun 0,41% ke Rp 478.043.000/batang. Penurunan tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan satuan lainnya.

Emas Antam retro merah semua, satuan 0,5 gram turun 0,21% ke Rp 469.000/batang. Sementara satuan 1 gram ke atas turun 0,32%.

Emas Antam retro merupakan emas kemasan lama, dimana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas retro ini terakhir kali diproduksi pada tahun 2018. Emas retro juga menjadi jenis emas Antam yang paling sering naik-turun.

Kemudian emas Antam batik satuan 0,5 gram dihargai Rp 636.000/batang, naik 0,31%, dan satuan 1 gram Rp 1.183.000/batang, turun 0,17%.

Emas batik merupakan jenis emas Antam yang paling mahal di bandingkan jenis standard dan retro. Pegadaian hanya menjual emas Antam batik satuan 0,5 gram dan 1 gram.

Terakhir emas UBS, hari ini jadi juara, harganya tidak ada yang turun di berbagai satuan.

Berikut daftar lengkap harga emas batangan yang dijual di Pegadaian beserta perubahannya.

 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading