Hari Ini Harga Emas Antam Naik Lagi, Jadi Rp 844.120/gram

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
15 June 2020 12:21
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Senin ini (15/6/2020) naik 0,24% atau sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 844.120/gram dari perdagangan Sabtu kemarin di level Rp 842.120/gram.

Sebelumnya pada perdagangan Sabtu kemarin, harga emas Antam naik 1,69% atau Rp 14.000 dari posisi harga Jumat yakni Rp 828.120/gram.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram naik 0,24% berada di Rp 84,412 juta dari harga kemarin Rp 84,212 juta per batang.


Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari Senin ini (15/6/2020) naik Rp 2.000 menjadi Rp 902.000/gram setelah naik Rp 14.000 ke Rp 900.000/gram pada hari Sabtu kemarin.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga naik 0,25% atau Rp 2.000 ditetapkan pada Rp 793.000/gram, dari posisi kemarin Rp 791.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

 

 

Kenaikan harga emas Antam seiring dengan naiknya harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Jumat kemarin (Sabtu pagi waktu Indonesia) yang naik sebesar US$ 2,62 atau 0,15% menjadi US$ 1.729,77/troy ons setelah turun US$ 9,09 atau 0,53% ke level US$ 1.727,15,24/troy ons sebelumnya, melansir dari Refinitiv.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Agustus justru turun US$ 2,50 atau sekitar 0,1% pada US$ 1.737,30/troy ons setelah naik US$ 19,10 atau 1,1% ke US$ 1.739,80/troy ons sebelumnya, melansir dari RTTNews.

Penguatan harga emas dunia kemarin merespons lonjakan kasus terinfeski Covid-19, sehingga memberikan kekhawatiran tentang prospek ekonomi dunia yang suram.

Sementara Sepekan kemarin harga emas dunia naik US$ 44,54 atau 2,64% dari US$ 1.685,23 pada penutupan perdagangan Jumat lalu (5/6/2020), mengacu data Refinitiv.

Kenaikan harga emas spot dunia tersebut terjadi setelah bank sentral AS (Federal Reserve/ The Fed) memberikan proyeksi ekonomi yang suram di tengah kenaikan jumlah pasien Covid-19 pasca-pelonggaran karantina wilayah (lockdown).

 

TIM RISET CNBC INDONESIA

Saksikan video terkait di bawah ini:

Begini Daya Tarik Investasi Emas di H2-2020


(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading