2 Hari Ambles! Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 829.120/gram

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
04 June 2020 09:45
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Kamis ini (4/6/2020) turun 2,01% atau sebesar Rp 17.000 menjadi Rp 829.120/gram dari perdagangan Rabu kemarin di level Rp 846.120/gram.

Sebelumnya pada perdagangan
Rabu kemarin, harga emas Antam juga turun 1,86% sebesar Rp 16.000 dari posisi harga Selasa yakni Rp 862.120/gram. Artinya dalam 2 hari terakhir, harga emas Antam ambles Rp 33.000.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram
turun 2,01% berada di Rp 82,912 juta dari harga kemarin Rp 84,612 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari
Kamis ini (4/6/2020) turun Rp 17.000 menjadi Rp 887.000/gram setelah turun Rp 16.000 ke Rp 904.000/gram pada hari Rabu kemarin.



Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga
turun 3,12% atau Rp 25.000 ditetapkan pada Rp 776.000/gram, dari posisi kemarin Rp 801.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.


Penurunan harga emas Antam seiring dengan anjloknya harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Rabu kemarin (Kamis pagi waktu Indonesia) yang turun sebesar US$ 29,54 atau 1,74% menjadi US$ 1.697,51/troy ons ke level terendah 3 minggu, melansir dari Refinitiv.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Agustus ditutup turun US$ 29,20 atau 1,7% pada US$ 1.704,80/troy ons, melansir dari RTTNews.

Penurunan harga emas dunia kemarin
dipicu oleh optimisme tentang pemulihan ekonomi di tengah pembukaan kembali bisnis mendorong investor untuk mencari aset berisiko.

"Ada sentimen risk-on [investor mulai berani mengambil risiko] yang kuat sekarang di pasar saham AS," kata Phil Streible, Kepala Strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago, melansir dari CNBC Internasional.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

 




(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading