Di Usia Berapa Harus Mulai Menabung untuk Menikah?

Investment - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
12 November 2018 13:12
Di Usia Berapa Harus Mulai Menabung untuk Menikah?
Jakarta, CNBC Indonesia- Investasi dan mengontrol keuangan untuk menabung itu penting. Miliuner Ramit Sethi mengatakan ada beberapa hal dalam hidup yang perlu untuk mengeluarkan banyak uang, salah satunya menikah. Menurutnya, pernikahan merupakan momen spesial yang harus dirayakan sebaik mungkin.

"Aku ingin berbagi pengalaman setelah melalui perencanaan pernikahan dengan istri saya beberapa bulan lalu. Mari kita jujur, Ini hari spesialmu, kamu ingin bunga-bunga yang bagus, kursi bagu, atau ayam enak. Kenapa tidak? Ini harimu," papar Ramit seperti dilansir dari CNBC Make It.




Penulis buku 'I Will Teach You to be Rich' itu menekankan agar pasangan menikah jangan mengekang diri dengan berpikir kalau uang yang sedikit cukup untuk sebuah pernikahan. Ia juga berbagi sedikit mengenai pengalamannya menabung biaya pernikahan sejak masih muda.

Kini biaya menikah terus meningkat dan tidak cukup hanya mengandalkan gaji. Ramit menyarankan buat yang masih jomblo agar Anda menabung mulai sekarang buat menikah.

Ramit mengingatkan, Anda jangan menunggu sampai nanti mau menikah atau memulai hubungan baru menabung. Mulailah menabung sejak dini untuk menikah.

"Aku pikir aneh untuk tidak menyimpan uang buat menikah sampai Anda berusia 28 atau 30 tahu hingga tiba-tiba Anda berkata, 'Ya Tuhan, dari mana uang yang bisa kudapatkan untuk menikah'," ujar Ramit.

Pria 36 tahun itu baru menikah pada Juli lalu. Meski demikian, ia mengaku telah menabung buat pernikahan sejak berumur 24 tahun, sebelum bertemu istrinya.

"Aku tahu suatu saat pasti akan menikah. Kedua aku tahu biaya pernikahan bisa lebih dari US$30 ribu (Rp441 juta) karena aku orang India (pernikahan orang India terkenal luar biasa bahkan di Amerika). Makanya aku mulai menabung setiap bulan dalam 'Tabungan Pernikahan'," aku Ramit.

Selama bertahun-tahun, Ramit terus menabung buat pernikahan dan memisahkannya dengan biaya membeli cincin. Setelah melamar, Ramit pun mulai menganggarkan biaya pernikahan setiap hari.

Walau demikian, Ramit tidak menyalahkan orang-orang yang ingin menggelar pernikahan sederhana. Namun menurutnya pesta pernikahan impian tidaklah seperti itu.

"Semua orang mengatakan tetap hemat dan sederhana. Dan jika itu yang Anda pilih maka mengagumkan, aku suka itu. Tapi ketika saatnya menikah, Anda harus menyadari ini bukan hanya untuk Anda melainkan banyak orang terlibat di dalamnya. Anda punya keluarga suami atau istri, atau mungkin anggota keluarga lain di luar kota dan butuh biaya buat datang ke pernikahan," tambahnya.  (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading