Rasa Cemas Reda, Harga Emas Antam Melemah

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
02 October 2018 - 13:12
Rasa Cemas Reda, Harga Emas Antam Melemah
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 1.010 menjadi Rp 610.340 per gram, dari sebelumnya Rp 611.350 per gram. 

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia hari ini (2/10/18), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram turun menjadi Rp 61,03 juta dari harga kemarin Rp 61,13 juta per batang.  

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda. 


ProdukGramHarga per gram 2 Okt 18 (Rp)Harga per gram 1 Okt 18 (Rp)Selisih (%)
Emas Batangan1665,000666,000-0.15%
Emas Batangan2639,500640,500-0.16%
Emas Batangan3632,667633,667-0.16%
Emas Batangan5629,400630,400-0.16%
Emas Batangan10620,500621,500-0.16%
Emas Batangan25613,940614,980-0.17%
Emas Batangan50611,540612,560-0.17%
Emas Batangan100610,340611,350-0.17%
Emas Batangan250608,778609,786-0.17%
Emas Batangan500608,174609,182-0.17%
Harga beli kembali569,000570,000-0.18%
Sumber: Logammulia  

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ditetapkan pada Rp 569.000 per gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut. 

Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama. 

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar. Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda.

Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.
 

Turunnya harga emas ukuran kecil itu mengindikasikan risiko yang menurun kemarin. Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. 

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik masih tertekan, terutama rupiah.

Pasar spot valas menunjukkan pelemahan rupiah hingga 0,77% menjadi Rp 15.020 per dolar, menembus level psikologis Rp 15.000 sejak 1998.
 

Untuk surat berharga, pasar saham juga menunjukkan koreksi setelah rupiah tumbang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,4% menjadi 5.920. Saat ini, pasar obligasi masih menunjukkan penguatan terbatas, yang dicerminkan mayoritas seri acuan di pasar yang menguat.


TIM RISET CNBC INDONESIA (irv/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading