Pasar Investasi Kondusif Pekan Lalu, Harga Emas Antam Turun

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
17 September 2018 13:28
Pasar Investasi Kondusif Pekan Lalu, Harga Emas Antam Turun
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun hampir 1% per gram hari ini dari posisi pekan lalu, tepatnya Rp 6.050 (0,98%) menjadi Rp 609.330 per gram dari sebelumnya Rp 615.380 per gram. 

Berdasarkan harga Logam Mulia (LM) di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia hari ini (17/9//18), harga tiap batang emas Antam ukuran 100 gram turun menjadi Rp 60,93 juta per batang dari harga kemarin Rp 61,53 juta per batang. 

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda. 


ProdukGramHarga per gram 17 Sep 18 (Rp)Harga per gram 14 Sep 18 (Rp)Selisih (%)
Emas Batangan1664,000670,000-0.90%
Emas Batangan2638,500644,500-0.93%
Emas Batangan3631,667638,000-0.99%
Emas Batangan5628,400634,400-0.95%
Emas Batangan10619,500625,500-0.96%
Emas Batangan25612,940619,020-0.98%
Emas Batangan50610,540616,580-0.98%
Emas Batangan100609,330615,380-0.98%
Emas Batangan250607,770613,822-0.99%
Emas Batangan500607,164613,218-0.99%
Harga beli kembali569,000571,000-0.35%
Sumber: Logammulia 

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ditetapkan pada Rp 569.000. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut. Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama. 

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar. Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda.

Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%. Turunnya harga emas ukuran kecil itu mengindikasikan turunnya tekanan jual pada akhir pekan lalu.

Pekan lalu, pasar saham, rupiah, dan obligasi positif. Sebaliknya, kenaikan harga emas ritel akan menunjukkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. 

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik masih belum membaik. Pasar spot valas pelemahan Rupiah yang masih terkoreksi 0,54% menjadi Rp 14.880 di hadapan tiap dolar AS, sedangkan IHSG terkoreksi signfikan 1,16% menjadi 5.862. Pasar obligasi masih mengalami penguatan harga signifikan dengan turunnya yield seri acuan dengan rerata pergerakan 8 basis poin (bps).   


TIM RISET CNBC INDONESIA (irv/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading