Daftar Terbaru Startup Unicorn & Decacorn di Asia

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
04 April 2019 14:30
Daftar Terbaru Startup Unicorn & Decacorn di Asia
Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah startup unicorn Asia (bervaluasi di atas US$1 miliar) bertambah. Terbaru adalah platform mata uang digital (cryptocurrency) bernama Liquid.com.

Liquid.com mengklaim berstatus unicorn setelah mendapatkan suntikan dana investor dalam pendanaan Seri C tahap pertama. Tak diungkap berapa suntikan dana yang diraih platform cryptocurrency ini.





Putaran pendanaan ini dipimpin oleh IDG Capital dan investor lainnya Bitmain Technologies yang merupakan pembuat rig penambangan cryptocurrency. Ini jadi investasi kedua Bitmain di startup setelah sebelumnya berinvestasi di ErisX.

Dalam laporan terbaru CBInsight, hingga Januari 2019 ada 334 startup unicorn di dunia. Total kumulasi valuasinya setara dengan US$1.084 miliar. Sebagian besar startup unicorn berasal dari China dan Amerika Serikat (AS).




Berikut adalah daftar decacorn atau unicorn di Asia menurut CBInsights:

Startup Decacorn:
  1. Toutiao (Bytendance), induk usaha aplikasi TikTok dari China bervaluasi US$75 miliar.
  2. Didi Chuxing, startup ride-hailing China (berbagi tumpangan) dengan valuasi US$56 miliar.
  3. Bitmain Technologies, startup China produsen rig crypctocurrency bervaluasi US$12 miliar.
  4. Grab Holdings, startup Singapura ride-hailing bervaluasi US$11 miliar.
  5. Go-Jek, startup Indonesia ride-hailing bervaluasi US$10 miliar.
  6. DJI Innovation, startup China bidang hardware bervaluasi US$10 miliar.
  7. One97 Communication, startup India yang mengelola fintech Paytm bervaluasi US$10 miliar.
Startup Unicorn
  1. Coupang, startup e-commerce Korea Selatan bervaluasi US$ 9 miliar.
  2. Snapdeal, startup e-commerce India bervaluasi US$ 7 miliar.
  3. Tokopedia, Startup e-commerce asal Indonesia bervaluasi US$7 miliar.
  4. Guazi, startup e-commerce China bervaluasi US$6,6 miliar.
  5. Lianjia, startup e-commerce China bervauasi US$5,8 miliar.
  6. Manbang Group, startup supply chain dan logistik China bervaluasi US$6 miliar.
  7. EasyHome, startup ritel China bervaluasi US$5,7 miliar.
  8. United Imaging Healthcare, startup kesehatan China bervaluasi US$5 miliar.
  9. Oyo Rooms, startup travel tech asal India bervaluasi US$5 miliar.
  10. Bluehole, startup travel tech asal Korea Selatan bervaluasi US$5 miliar.
  11. Meizu Technology, startup hardware asal China bervaluasi US$4,58 miliar.
  12. SenseTime, startup artificial intellegence asal China bervaluasi US$4,5 miliar.
  13. Olacabs, startup ride-hailing asal India bervaluasi US$4,3 miliar.
  14. Yello Mobile, startup software mobile asal India bervaluasi US$4 miliar.
  15. Xpeng Motors, startup otomotif asal China bervaluasi US$3,65 miliar.
  16. Youxia Motors, startup otomotif asal China bervaluasi 3,35 miliar.
  17. Cloudwalk, startup artificial intellegence asal China US$3,32 miiliar.
  18. Ziroom, startup real estate asal China bervaluasi US$3,1 miliar.
  19. Kuaishou, startup sosial asal China bervaluasi US$3 miliar.
  20. Royole Corporation, startup hardware asal China bervaluasi US$3 miliar.
  21. Maoyan-Weiying, startup e-commerce China bervaluasi US$3 miliar.
  22. VANCL, startup e-commerce China bervaluasi US$3 miliar.
  23. Vipkid, startup pendidikan bervaluasi US$3 miliar.
  24. SouChe Holdings, startup teknologi otomotif China bervaluasi US$3 miliar.
  25. Yuanfudao, startup edukasi asal China bervaluasi US$3 miliar.
  26. Shanghai Henlius, startup real estate China bervaluasi US$2.9 miliar.
  27. ESR Cayman (e-Shang Redwood), startup farmasi bervaluasi US$2,8 miliar.
  28. Meicai, startup makanan asal China bervaluasi US$2,8 miliar.
  29. Zhihu, startup software internet asal China bervaluasi US$2,5 miliar.
  30. YITU Technology, startup komputer asal China bervaluasi US$2,37 miliar.
  31. Dadi Cinema, startup entertaiment asal China bervaluasi US$2,3 miliar.
  32. MINISO Life, startup ritel asal China bervaluasi US$2,2 miliar.
  33. ReNew Power Ventures, startup energi asal China bervaluasi US$2 miliar.
  34. Traveloka, startup travel asal Indonesia bervaluasi US$2 miliar.
  35. Huimin, startup ride-hailing asal China bervaluasi US$2 miliar.
  36. Trendy Group International, startup pakaian dan aksesoris asal China bervaluasi US$2 miliar.
  37. Preferred Networks, startup bidang konstruksi dan perumahan asal Filipina bervaluasi US$2 miliar
  38. Zomato Media, startup sosial bervaluasi US$2 miliar.
  39. Eggshell Apartment, startup real estate asal China bervaluasi US$2 miliar.
  40. UCommune, startup real estate asal China bervaluasi US$3 miliar.
  41. Beijing LaKala Billing Services, startup fintech China bervaluasi US$1,6 miliar.
  42. CAOCAO , startup perangkat elektronik asal China bervaluasi US$1,6 miliar.
  43. Gan & Lee Pharmaceuticals, startup bioteknologi asal China bervaluasi US$1,6 miliar.
  44. Delhivery,startup logistik China bervaluasi US$1,6 miliar.
  45. AIWAYS, startup otomotif bervaluasi US$1,59 miliar.
  46. DouyuTV, startup internet China bervaluasi US$1,51 miliar.
  47. GuaHao (We Doctor), startup kesehatan asal China bervaluasi US$1,5 miliar.
  48. Tujia, startup e-commerce bervaluasi US$1,5 miliar.
  49. Aihuishou, startup marketplace bervaluasi US$1,5 miliar.
  50. Tuandaiwang, fintech China bervaluasi US$1,46 miliar.
  51. Coocaa, startup hardware konsumer China bervaluasi US$1,45 miliar.
  52. CGTZ, fintech asal China bervaluasi US$1,4 miliar.
  53. Koudai Gouwu, startup marketplace China bervaluasi US$1,4 miliar.
  54. Hike, startup sosial asal India bervaluasi US$1,4 miliar.
  55. Swiggy startup berbagi tumpangan bervaluasi US$1,3 miliar.
  56. Viva Republica (Toss), fintech Korea Selatan bervaluasi US$1,2 miliar.
  57. 4Paradigm, startup keamanan siber asal China bervaluasi US$1,2 miliar.
  58. Yiguo, startup makanan dari China bervaluasi US$1,2 miliar.
  59. Logic Show,startup edukasi bervaluasi US$1,17 miliar.
  60. Shopclues, startup marketplace bervaluasi US$1,1 miliar.
  61. Tuhu, startup otomotif China bervaluasi US$1,16 miliar.
  62. Yijiupi, startup e-commerce China bervaluasi US$1,1 miliar.
  63. Jiuxian, startup e-commerce China bervaluasi US$1,05 miliar.
  64. Yixia, startup sosial bervaluasi US$1 miliar.
  65. Apus Group, startup software mobile bervaluasi US$1 miliar.
  66. Bukalapak, startup e-commerce asal Indonesia bervaluasi US$1 miliar.
  67. Fanli , startup e-commerce China bervaluasi US$1 miliar.
  68. BeiBei, startup e-commerce bervaluasi US$1 miliar.
  69. InMobi, startup iklan asal India bervaluasi US$1 miliar.
  70. Zhaogang, startup e-commerce China bervaluasi US$1 miliar.
  71. TutorGroup, startup pendidikan China bervaluasi US$1 miliar.
  72. Dt Dream, startup software China bervaluasi US$1 miliar.
  73. Mia.com, startup marketplace China bervaluasi US$1 miliar.
  74. iCarbonX, startup kesehatan asal China bervaluasi US$1 miliar.
  75. Mofang Gongyu, startup internet asal China bervaluasi US$1 miliar.
  76. Revolution Precrafted, startup properti asal Filipina bervaluasi US$1 miliar.
Simak video tentang Uber yang selangkah lagi jadi hectocorn atau bervaluasi di atas US$100 miliar di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]



(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading