Pengusaha China Tipu Satu Dunia, Bikin Manusia Ketir-ketir
Jakarta, CNBC Indonesia - Pengusaha China sukses menipu satu dunia dan membuat manusia ketar-ketir hanya karena menyamarkan tujuan pembelian sebuah kapal induk bekas Uni Soviet.
Kapal yang disebut akan disulap menjadi kasino terapung itu ternyata dibawa ke China, direkonstruksi, dan kemudian berubah menjadi kapal induk pertama milik Negeri Tirai Bambu bernama Liaoning.
Ceritanya bermula pada 1998 saat pengusaha China bernama Xu Zengping membeli kapal induk Varyag yang sebelumnya milik Uni Soviet. Kapal tersebut merupakan kapal induk kelas berat yang dirancang untuk mengangkut ratusan awak, puluhan pesawat, serta dilengkapi persenjataan rudal. Namun, saat Soviet bubar pada 1991, pengembangan kapal terhenti.
Xu kemudian membeli kapal Varyag dengan harga sekitar US$20 juta atau setara Rp300 miliar pada masa kini. Kepada publik, Xu menyebut kapal raksasa tersebut akan dijadikan kasino terapung di Makau. Rencana itu membuat pembelian Varyag terlihat seperti transaksi bisnis biasa.
Namun, ternyata cerita tersebut tidak berakhir seperti yang dijanjikan.
Ketika kapal dibawa dari Ukraina dan sampai di Dalian, China, pada 2002, nasibnya berubah total. Faktanya, kapal tersebut tidak dibangun menjadi hotel atau kasino. Sebaliknya, China memanfaatkan kapal itu untuk mempelajari sistem kapal induk.
Militer dan ilmuwan China menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk merekonstruksi dan menyelesaikan kapal induk yang sebelumnya terbengkalai itu. Selama itu pula, publik tidak mengetahui tindakan China.
Belakangan, dalam wawancaranya dengan South China Morning Post, Xu kemudian mengungkap dirinya mendapat tugas untuk membeli Varyag dari pihak yang berkaitan dengan Angkatan Laut China.
Sampai akhirnya, pada 2012, kapal yang dulunya bernama Varyag itu resmi masuk dinas Angkatan Laut China dengan nama Liaoning. Kapal tersebut menjadi kapal induk pertama yang dioperasikan China.
Bagi Beijing, keberadaan Liaoning bukan sekadar kepemilikan sebuah kapal perang.
Mengutip paparan analis China Power, Liaoning menarik perhatian banyak orang dan membuat beberapa militer ketar-ketir. Sebab ini merupakan simbol kekuatan global China sekaligus langkah signifikan pertama menuju angkatan laut yang lebih kuat dan tegas.
Keberadaan kapal induk memungkinkan China mengerahkan kekuatan udara dan laut jauh dari wilayah daratannya, sehingga memiliki arti strategis besar dalam persaingan kekuatan di kawasan.
Dengan demikian, kapal yang awalnya disebut akan disulap menjadi kasino terapung justru menjadi pintu masuk China ke era kapal induk. Kapal bekas Uni Soviet itu akhirnya berubah menjadi Liaoning, kapal yang menandai dimulainya perjalanan China sebagai negara pemilik kapal induk.
(mfa/luc)