Kehadiran Mantri BRI Menggerakkan Denyut Nadi Perekonomian di Talaud

Elga Nurmutia, CNBC Indonesia
Kamis, 30/07/2026 21:40 WIB
Foto: Dok BRI

Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi masyarakat di wilayah kepulauan, hamparan laut menjadi pemandangan yang biasa dilihat sehari-hari. Namun, desa-desa yang saling tersebar membuat perjalanan dari satu wilayah ke wilayah lain tidak selalu singkat.

Hal ini tentu dirasakan oleh Andrew Christy Darea yang menjalankan tugas sebagai Mantri BRI Unit Beo, Kantor Cabang Tahuna. Dia pun melayani ratusan debitur yang tersebar di belasan desa di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Untuk menemui nasabah, ia mesti menempuh perjalanan darat puluhan kilometer dengan waktu hingga dua jam.

Ketika hujan turun, sejumlah ruas jalan yang belum beraspal menjadi berlumpur dan lebih sulit dilalui. Di sepanjang perjalanannya, keramahan masyarakat membuat Andrew semakin dekat dengan lingkungan tempat ia bertugas.


Andrew mengaku memilih berkarier sebagai Mantri BRI karena ingin memiliki pekerjaan yang tidak hanya memberikan penghasilan bagi dirinya, melainkan juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Hingga saat ini, Andrew tetap bertahan lantaran setiap hari dapat melihat secara langsung perubahan kehidupan masyarakat yang berhasil mengembangkan usahanya berkat layanan BRI.

"Saya bahagia ketika nasabah yang dulunya memiliki usaha kecil kini mampu berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga, dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain," ujar Andrew dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).

Sebagian besar UMKM yang didampingi Andrew merupakan petani kelapa, pala, dan cengkih, selain nelayan, pedagang, dan pelaku usaha kecil lainnya. Dalam kunjungannya dari desa ke desa, Andrew bertemu dengan beragam pelaku usaha sekaligus mengikuti perkembangan nasabah yang telah didampinginya. Ia juga berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan serta mengenalkan layanan BRI, termasuk BRImo dan QRIS.

Dari waktu ke waktu, Andrew melihat sendiri bagaimana usaha nasabah yang didampinginya berkembang. Ia menyaksikan usaha yang semula dirintis dengan modal terbatas perlahan tumbuh setelah memperoleh pembiayaan dan pendampingan dari BRI. Dalam menjalani pekerjaannya, Andrew juga memegang pesan yang sejak lama ditanamkan orang tuanya untuk mengerjakan setiap tanggung jawab dengan segenap hati.

"Bagi saya, menjadi Mantri BRI bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah pengabdian kepada masyarakat. Profesi saya mengajarkan saya tentang tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, kesabaran, dan pentingnya membangun kepercayaan. Melayani masyarakat di wilayah kepulauan membuat saya semakin memahami bahwa setiap orang memiliki perjuangan yang berbeda, sehingga mereka membutuhkan pelayanan yang tulus dan penuh kepedulian," ungkap Andrew.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, kisah Andrew menggambarkan dedikasi Mantri BRI yang hadir dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan dengan akses yang tidak selalu mudah.

"Kedekatan antara Mantri dengan UMKM seperti inilah yang membuat BRI dapat memahami kebutuhan masyarakat dan terus mendampingi pelaku usaha agar dapat tumbuh secara berkelanjutan," pungkas Dhanny.

 


(rah/rah)