Obituari

Kisah Inspiratif Rachmat Gobel Menjalankan Warisan Industri Elektronik

MFakhriansyah, CNBC Indonesia
Jumat, 10/07/2026 11:15 WIB
Foto: Rachmat Gobel (Herianto Batubara/detikcom).

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepergian Rachmat Gobel pada Jumat (10/7/2026) meninggalkan jejak panjang di dunia industri nasional. Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group terus berkembang menjadi salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia sekaligus mempertahankan kemitraan strategis dengan Panasonic Jepang yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Rachmat lahir di Gorontalo pada 3 September 1962 sebagai putra pendiri Gobel Group, Thayeb Mohammad Gobel. Sejak muda, dia dipersiapkan menjadi penerus perusahaan. Kedekatan bisnis Gobel dengan Jepang membuat Thayeb mengirim putranya menempuh pendidikan di Negeri Sakura agar memahami langsung budaya kerja dan industri manufaktur.

Langkah tersebut sejalan dengan cita-cita Thayeb sejak mendirikan Gobel Group, yakni membangun industri sebagai sarana memajukan Indonesia. Karena memiliki visi yang sama, dia memilih menjalin kemitraan dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. (kini Panasonic) melalui skema joint venture untuk mengembangkan industri manufaktur melalui investasi jangka panjang di Indonesia.


Bekal itu kemudian menjadi fondasi bagi Rachmat. Dia meraih gelar Sarjana Ilmu Perdagangan Internasional dari Chuo University, Tokyo, pada 1987, lalu mengikuti program pelatihan di Matsushita Electric Industrial sebelum kembali ke Indonesia.

Sepulang dari Jepang, Rachmat memulai karier dari berbagai posisi di Gobel Group sejak 1989. Setelah melewati sejumlah jenjang kepemimpinan, dia dipercaya memimpin Panasonic Gobel Group. Di tangannya, perusahaan tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga meningkatkan penggunaan komponen lokal. Berbagai produk elektronik Panasonic berhasil mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%, sejalan dengan upaya memperkuat basis manufaktur nasional.

Pengalamannya di dunia industri kemudian membawanya aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Dia mengoordinasikan berbagai bidang, mulai dari industri, teknologi, hingga infrastruktur. Berkat penguasaan terhadap hubungan bisnis Indonesia-Jepang, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Jepang pada 2017-2019.

Sebelumnya, Rachmat juga sempat menjabat Menteri Perdagangan pada 2014-2015. Seusai dari kabinet, ia melanjutkan kiprah di dunia politik melalui Partai NasDem dan terpilih sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024.

Terlepas dari perjalanan politiknya, nama Rachmat Gobel akan selalu dikaitkan dengan keberhasilannya menjaga kesinambungan industri elektronik nasional. Dia meneruskan fondasi yang dibangun ayahnya sekaligus menyesuaikannya dengan tantangan industri modern, sehingga Gobel Group tetap menjadi salah satu pelaku penting manufaktur elektronik di Indonesia.


(mfa/wur) Add as a preferred
source on Google