CNBC Womenpreneur

Kreasi Tas Lokal Unik, Terinspirasi Kebiasaan Baru Pandemi

Entrepreneur - Anisa Sopiah, CNBC Indonesia
31 December 2022 08:15
Toko tas DA'POZA. (CNBC Indonesia/Anisa Sopiah) Foto: Toko tas DA'POZA. (CNBC Indonesia/Anisa Sopiah)

Jakarta, CNBC Indonesia - Siapa sangka, kebiasaan baru menggunakan hand sanitizer di masa pandemi bisa menjadi inspirasi bisnis yang menguntungkan. Peluang ini dilihat oleh Imelda, pendiri brand tas kulit merk Dapoza, yang membuat inovasi produk tas hasil perpaduan bahan kulit dan plastik.

Ide membuat tas kulit transparan datang dari kebiasaan baru saat pandemi, yakni kebiasaan bersih-bersih barang. Waktu itu, Imelda bercerita ia terinspirasi dari kebiasaan semprot-semprot hand sanitizer ke barang pribadi, seperti handphone hingga tas untuk memastikan bawaan mereka selalu dalam keadaan bersih. Dari sinilah ia berinisiatif untuk membuat tas berbahan dasar plastik namun tetap menggunakan unsur kulit yang menjadi identitas tas produksinya.

"Kita buat tas yang plastik karena orang pengen semprot-semprot hand sanitizer pas pandemi, eh ternyata laku," terangnya kepada CNBC Indonesia saat ditemui di Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) Rabu (26/22/2022).

Penjual tas daring di unggah pada laman instagram. (Instagram @dapoza)Foto: Penjual tas daring di unggah pada laman instagram. (Instagram @dapoza)

Imelda merupakan satu dari sekian banyak pengusaha yang harus putar otak agar bisa bertahan di masa pandemi. Sebab, di masa pandemi omzet mengalami penurunan hingga 30%.

Akhirnya, ia memproduksi tas yang menyesuaikan kebutuhan konsumen di masa pandemi, dengan harapan mampu meningkatkan angka penjualan. Karena sebagai produsen tas, ia merasa penting untuk terus berinovasi menjawab kebutuhan konsumen mereka di masa sulit tersebut.

"Pas pandemi turun banget, turun 20 sampai 30%, itu (tas transparan) membantu, saat itu orang lagi gelisah Covid pengennya tas yang bisa dibersihin," ungkapnya.

"Awalnya nyoba-nyoba gambling, nggak tahu apa yang akan terjadi yang jelas kita harus buat sesuatu," lanjut Imelda.

Dari kebiasaan baru semprot hand sanitizer tersebut, akhirnya terciptalah produk tas transparan yang dinamakan 'visibag'. Tas ini terbuat dariPolivinil klorida (PVC) dengan2 kantong selip luar untuk masker atau pembersih. Sedangkan untuk penutup kancing magnetnya, pengait untuk kunci, dan pegangan bahu menggunakan bahan kulit. Di dalam tas plastik tersebut, terdapat pouch organizer yang terbuat dari kanvas dengan detail bahan kulit. Dapoza menggunakan kulit domba dan kulit sapi sebagai bahannya.

Menurut Imelda, selain karena tas produksinya mudah dibersihkan ada alasan lain mengapa tasnya laku di pasaran. Ini karena ia selalu memastikan tiap tas yang diproduksi memiliki multifungsi. Contohnya tas transparan tersebut, selain bisa digunakan bersamaan dengan pouch-nya tas tersebut juga bisa digunakan sendiri tanpa pouch alias menggunakan bagian luarnya saja.

Selain itu, Dapoza juga menjual tas yang bisa dibolak balik, memiliki 2 warna yang berbeda di masing-masing sisinya dan bisa digunakan dengan fungsi yang berbeda. Jika digunakan satu sisi, tas tersebut bisa membawa laptop, namun jika digunakan di sisi lain tas tersebut bisa dijadikan tas jalan.

Tipe tas lain produksi Dapoza adalah tas dengan 2 jenis tali yang berfungsi untuk menyesuaikan tampilan tas dalam kegiatan yang berbeda. Dengan karakter yang multifungsi ini, tas Dapoza menjawab keinginan konsumen untuk memiliki 1 tas yang bisa digunakan di berbagai kegiatan.

Saat ini, Dapoza terus mengembangkan tokonya di mal-mal besar di Indonesia. Dapoza tidak hanya memiliki pembeli dari dalam negeri namun juga menjangkau pasar internasional. Pembelinya berasal dari Singapura, Rusia, hingga Amerika Serikat. Menurut Imelda, perluasan jangkauan konsumen ini merupakan hasil dari upaya Dapoza untuk terus menjaga kualitas kontrol dan pelayanan yang baik guna membangun kepercayaan konsumen terhadap produknya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pesta Rakyat Simpedes, Pestanya UMKM?


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading