FOTO

Saat Disrupsi Jadi Katalisator Inovasi & Perubahan Sampoerna

Entrepreneur - HM. Sampoerna, CNBC Indonesia
01 December 2022 08:35
Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) Vassilis Gkatzelis pada pentingnya inovasi disruptif berbasis sains dan teknologi pada pengembangan produk


Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) Vassilis Gkatzelis hadir sebagai salah satu pembicara dalam gelaran IdeaFest 2022 di Jakarta Convention Center, Minggu (27/11/222). Mengusung tema "It's Time to Rethink: Lead the Change!”, Vassilis menekankan pada pentingnya inovasi disruptif berbasis sains dan teknologi yang juga dilakukan oleh perusahaan induk Sampoerna, Philip Morris International, melalui pengembangan produk bebas asap. (Dok. HM Sampoerna )

Dia menerangkan bahwa sains dan teknologi berperan penting bagi industri dalam mewujudkan inovasi, termasuk inovasi yang berdampak positif bagi lingkungan. Kata dia, ada berbagai contoh produk dan layanan inovatif yang menawarkan alternatif yang lebih baik untuk kehidupan. “Industri otomotif berinovasi melalui kendaraan listrik sebagai alternatif yang lebih baik bagi lingkungan. Contoh lainnya adalah energi terbarukan, seperti turbin angin dan panel surya, yang berpotensi mengurangi emisi karbon dan melindungi planet kita,” jelas Vassilis. (Dok. HM Sampoerna )

Oleh karena itu, dia menegaskan bisnis perlu melakukan inovasi. Diyakini, inovasi tersebut akan membawa pertumbuhan positif bagi bisnis. “Pada saat yang sama, disrupsi inovasi hanya dapat berkembang dalam lingkungan dan ekosistem yang mendukung. Oleh karena itu, sebagai enabler, kebijakan berbasis sains yang inklusif dapat memainkan peran kunci dalam mempercepat inovasi yang mengganggu,” jelas dia.  (Dok. HM Sampoerna )

Dia menegaskan bahwa tidak mungkin ada bisnis yang tidak menghadapi masalah. Oleh karena itu, permasalahan tersebut perlu dihadapi. Adapun dalam menghadapi krisis selama pandemi, Edward menjelaskan bahwa Kopi Kenangan melakukan berbagai strategi. “Dari situ pada 2020 ketika badai PHK, kita menjadi brand yang tidak akan pernah PHK. THR dibayar. Dan tahun lalu, seluruh co-founder dan CEO dibayar Rp 1 saja. Itu menjadi komitmen kita untuk menjadi backup baik kepada customer maupun employee kita,” tegas dia.  (Dok. HM Sampoerna)

Dalam menghadapi disrupsi, perusahaan induk Sampoerna, Philip Morris International (PMI), telah mengembangkan produk tembakau bebas asap. Produk ini merupakan sebagai alternatif bagi para perokok dewasa yang ingin terus menikmati produk tembakau dan nikotin, atau yang mengalami kesulitan berhenti merokok. Produk ini memiliki risiko yang lebih rendah karena mengeliminasi proses pembakaran, sehingga paparan zat berbahaya dan berpotensi berbahaya berkurang 90-95 persen. (Dok. HM Sampoerna)

Foto Lainnya
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terkait
    spinner loading