CNBC Insight

Pernikahan Anak Konglomerat: Grup Lippo-Cap Orang Tua Besanan

Entrepreneur - Petrik, CNBC Indonesia
26 April 2022 14:45
Cover Insight/ Pernikahan Konglomerat/ Sumber : Wolipop Detik

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada 2014 terjadi pernikahan agung antar Henry Riady yang menikahi Alexandra Yasa yang menjadi bahan pemberitaan menarik saat itu. Dua pasangan ini merupakan salah satu dari keluarga konglomerat di Indonesia, tentu tak kalah menarik dengan berita perkawinan selebritas di Indonesia.

Henry Riady adalah putra dari James Riady dan Aileen Hambali. James Riady adalah anak dari Mochtar Riady, pendiri kelompok Lippo. Jadi, Henry Riady adalah cucu dari Mochtar Riady.

Mochtar Riady adalah seorang Tionghoa yang sejak kecil sudah hidup di Jawa Timur. Begitu juga nenek Henry, May Lidyawaty. Sebelum terjun ke dunia perbankan, Mochtar pernah mengelola toko keluarga di sebuah kota di Jawa Timur.


Sementara itu, Alexandra Yasa adalah keponakan dari Husain Djojonegoro, yang dikenal sebagai orang paling penting di kelompok usaha Orang Tua. Orang Tua didirikan oleh ayah Husein, yakni Chu Sam Yok, alias Chandra Djojonegoro. Mulanya kejayaan keluarga Djojonegoro itu bermula di Semarang.

Keluarga Djojonegoro kemudian tak hanya dikenal karena produk anggur kesehatan cap Orang Tua. Keluarga Djojonegoro juga pernah berjaya dengan baterai ABC. "Batu baterai ABC berkembang menembus pelbagai pelosok tanah air, bahkan diekspor ke mancanegara," tulis Sam Setyautama dalam Tokoh-Tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia (2008:40). 

Dari baterai kemudian keluarga itu menghasilkan produk lain seperti kecap dan makanan. Kelompok bisnis Orang Tua juga terkait dengan wafer (Tango), biskuit, coklat, permen, jelly juga kacang. Orang Tua juga memproduksi minuman seperti Kiranti, Teh Gelas dan Crystalline. Orang Tua juga mengajak anak-anak sikat gigi dengan sikat dan pasta gigi Formula.

Keluarga Djojonegoro sangat tangguh dalam bisnis makanan dan minuman, di sisi lain keluarga Riady reputasinya di bidang keuangan sudah sangat diakui. Bisa dibilang bisnisnya merambah segala sisi kehidupan dari orang sejak lahir, dewasa, punya rumah, sakit, bahkan meninggal yang perlu lahan pemakaman. Lippo terkenal dengan bisnis makam mawah di Karawang.

Bank Lippo adalah monumen kejayaan Mochtar Riady. Dalam keluarga Mochtar Riady tak hanya dirinya saja yang bisa membangun bank tapi juga, paman Henry yang dikenal sebagai Dato Sri Tahir. Semua tahu Tahir adalah pendiri dan pemimpin Bank Mayapada. Lippo dan Mayapada termasuk bank yang cukup dikenal di Indonesia. sejarah hidup Mochtar Riady juga terkait dengan sejarah berkembangnya BCA dan Panin Bank.

Selain di bidang perbankan, Lippo Group dikenal sebagai pemain property di Indonesia. Lippo Group terlibat dalam pembangunan kota satelit, perumahan, kondominium, perkantoran kelas A, pendidikan, pusat industri, pusat belanja, hotel, golf dan rumah sakit. Proyek terkenalnya adalah Lippo Karawaci, Lippo Cikarang, Rolling Hills Lippo Karawaci, dan Rolling Hills Karawang. Selain properti, Lippo Group juga menjadi pemilik saham penting di Foodmart, Matahari Department Store dan Hypermart 

Tak heran heran jika pernikahan Henry Riady dan Alexandra Yasa itu bukan saja karena pernikahan mewah mereka menghabiskan dana USD 500 ribu di tahun 2014, tapi tentunya karena latar belakang keluarga mereka yang dikenal sebagai raksasa industri di Indonesia.

TIM RISET CNBC INDONESIA

 


[Gambas:Video CNBC]

(pmt/pmt)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading