CNBC Insight

Raja Bus RI: Lorena Lahir Mantan Tentara Nekat Jual Rumah!

Entrepreneur - Petrik, CNBC Indonesia
04 April 2022 16:50
Cover Insight, Lorena

Jakarta, CNBC Indonesia - Ada kesamaan antara lambang perusahaan otobis Lorena dan Karina milik Lorena Holding Company dengan korps zeni Angkatan Darat. Pendiri dari perusahaan bus yang berkembang menjadi beberapa perusahaan transportasi itu, Gusti Terkelin Soerbakti adalah anggota korps zeni Angkatan Darat. Bisnisnya di bidang transportasi bukan hal mengherankan.

Gusti Terkelin Soerbakti pernah taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) sejak 1959. Dia adik kelas Try Sutrisno dan Pierre Tendean. Menurut catatan Moekhardi dalam Pendidikan Pembentukan Perwira TNI AD 1950-1956 (1981:270) Terkelin Soerbakti lulus sebagai perwira zeni pada 1962 di Akademi Militer Jurusan Teknik (Akmil Jurtek) sebagai angkatan ketujuh dan pada 1963 sudah dinas sebagai letnan dua zeni dengan NRP 19124.

Dia cukup lama berdinas di Angkatan Darat. Buku Kontribusi dunia bisnis menyambut 50 tahun Indonesia merdeka (1995:169) menyebut penugasan militer pertamanya di Kodam XVI Udayana, Bali pada tahun 1963 dan sekitar tahun 1965, Soerbakti dipindahkan ke Jakarta sebagai Wakil Komandan Kompi Dumptruck. Komandannya Try Sutrisno. Jadi dia sudah terbiasa dengan kendaraan besar sejak berdinas zeni AD.


Kapten Soerbakti di era 1970-an memahami betapa sulitnya angkutan umum di antara Jakarta dengan Bogor. Tak heran jika di tahun 1970, dia mendirikan CV Lorena Transport dan Tour. Kapten Soerbakti bisa dibilang nekad dalam memulai usahanya, yakni dengan menjual rumahnya dan rela membawa keluarga kecilnya untuk tinggal di rumah kontrakan.

"Walaupun tak punya latar belakang bisnis sedikit pun, saya memberanikan diri," aku Kolonel Purnawirawan Gusti Terkelin Soerbakti seperti dicatat Safaruddin Husada dalam 36 profil wirausaha sukses Indonesia (1996:129). Kendaraan pertama yang dioperasikannya adalah dua bus Marcedes Benz. trayek awalnya Jakarta-Bogor PP.

Dengan sabar dia berbisnis angkutan di masa-masa jumlah kendaraan belum banyak.

Perlahan jumlah armadanya bertambah. Armada busnya kemudian mencapai 500 unit dan melayani 60 kota di Bali, Jawa dan Sumatra. Perusahaan miliknya lalu tak lagi berupa CV melainkan PT ketika nama Lorena sudah dikenal luas. Lorena bahkan memiliki beberapa anak perusahaan. Kini Lorena menjadi holding di bawah perusahaan terbuka PT Eka Sari Lorena Transport. Tbk.

Situs Lorena sudah membuka trayek antar kota antar provinsi setelah 1984 yakni antara Jakarta-Surabaya. Lorena Group pada tahun 1989 mengembangkan usahanya dengan mendirikan PT. Ryanta Mitra Karina yang dikenal sebagai Karina yang melayani angkutan umum bus Antar Kota Antar Propinsi ( AKAP ) yang melayani trayek Jakarta, Surabaya, Malang, Madura dan Denpasar. Motto yang dipakai Lorena adalah Sabar, Sopan dan Senyum.

 Belakangan, Lorena pernah bekerja sama dengan TransJakarta untuk melayani penumpang TransJakarta di beberapa koridor. Lorena Group juga mengembangkan bisnis pengiriman barang dan selain angkutan darat, angkutan udara pun dijabani lewat Karina Air. Saat ini kepemimpinan Lorena Group dipegang anak tertuanya, Eka Sari Lorena.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA

 


[Gambas:Video CNBC]

(pmt/pmt)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading