UMK Binaan Pertamina Eksis Dukung Gelaran MotoGP Mandalika

Entrepreneur - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
29 January 2022 16:15
Salah satu UMK binaan Pertamina menjajakan produknya dalam pertemuan bisnis dengan industri perhotelan.

Jakarta, CNBC Indonesia - Ajang temu bisnis para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) bersama potential buyer dari industri perhotelan di Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil membuat puluhan UMK yang terlibat menjalin kerja sama dengan pihak perhotelan di sekitar kawasan DPSP Mandalika Lombok. Enam di antaranya merupakan binaan PT Pertamina (Persero). 

Diketahui, DPSP Mandalika Lombok tahun ini bakal menjadi tuan rumah ajang MotoGP, salah satu kompetisi olahraga yang cukup populer di dunia. Kedatangan para rider, kru, sponsor dan para pendukung masing-masing pebalap diyakini bakal meningkatkan aktivitas perekonomian di Mandalika. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman mengatakan, dari 6 UMK binaan Pertamina yang mengikuti kegiatan temu bisnis tersebut, 4 di antaranya berhasil mendapatkan kesepakatan langsung di tempat. Sementara 2 sisanya sedang dalam tahap negosiasi dan pengiriman katalog kepada sejumlah pihak hotel yang tertarik dengan produknya.


"Jika ditotal, sebanyak 4 UMK binaan Pertamina ini berhasil menggaet sebanyak 12 Hotel dan Resort besar di NTB untuk menggunakan produknya. Semua ini merupakan salah satu bentuk dukungan bagi UMK lokal untuk kesuksesan gelaran MotoGP Mandalika 2022 yang segera berlangsung," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/1/2022).

Salah satunya adalah mitra binaan Pertamina, CV Safir Indo Raya yang berhasil membuat total 5 hotel dan resort besar kepincut pada produknya. Pemilik CV tersebut, Sayuk Wibawati mengatakan, rata-rata hotel memang punya komplimen berupa minuman seperti kopi, teh, serta kukis.

"Tapi produk kukis yang disuguhkan biasanya tidak pakai bungkus. Jadi mereka suka lihat packaging produk saya yang menarik," ujarnya.

Menurutnya, para perwakilan industri hotel tersebut juga telah merasakan langsung cita rasa produknya. Alhasil, semua memberikan komentar positif dan langsung menyetujui penawaran yang diberikan Sayuk.

Selain itu, ada juga Hardi, pemilik usaha Berkah Hijrah Konveksi. Menurutnya, temu bisnis dengan usaha perhotelan ini cukup sejalan dengan target pasar usahanya. Di mana hotel biasanya banyak membutuhkan perlengkapan yang berhubungan dengan kain dan konveksi sebagai ciri khas penginapan tersebut.

"Ada 1 hotel yang sudah deal untuk membuat sebanyak 60 setel baju karyawan hotel, selain itu mereka juga berencana memesan suvenir yang juga sudah kami sanggupi. Ada 1 hotel lagi yang sedang tahap nego harga untuk pemesanan sarung bantal dan guling," ujar Hardi.

Selanjutnya, ada usaha Lombok Mulia Craft milik Mulyadi. Usaha yang bergerak di bidang kerajinan rotan khas Lombok ini mendapatkan kesepakatan dengan 2 hotel untuk kebutuhan breakfast dan perlengkapan toiletries.

"Produk yang disepakati dengan pihak hotel adalah peralatan seperti piring, sendok, juga ada tempat sabun yang seluruhnya terbuat dari kerajinan rotan ketak khas Lombok," tutur Mulyadi. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dorong Start Up Energi di RI, Pertamina Luncurkan XScouts


(bul/bul)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading