Bermula Dari Warung Bakso, UMKM Ini Punya Omset Rp 1 M

Entrepreneur - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
18 March 2020 17:10
Bermula Dari Warung Bakso, UMKM Ini Punya Omset Rp 1 M
Jakarta, CNBC Indonesia- Berawal dari modal Rp 4 juta untuk satu warung mie ayam dan bakso, seorang warga Bandung Barat kini memiliki berbagai berbagai usaha dengan omset penjualan Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar per bulan.

Nardi (41), warga Kampung Cikawari, Desa Wangunharja Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat tidak menyangka usaha warung mie ayam dan bakso miliknya berkembang sangat pesat sejak pertama didirikan pada 2002.

Mulanya Nardi hanya memiliki satu warung mie ayam dan bakso yang bermodalkan pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 4 juta. Berkat kegigihannya, warung tersebut Nardi kini memiliki 3 warung, 2 penggilingan mie, minimarket, isi ulang galon air mineral, isi ulang gas, bengkel las serta rental mobil dengan 4 armada.


"Alhamdulillah dengan pinjaman tersebut saya bisa memperbesar usaha hingga saat ini bisa mempekerjakan 14 orang," ujar Nardi.



Awalnya Nardi mendapatkan pinjaman Rp 4 Juta pada 2002, saat ini jumlah pinjaman Nardi di BRI tercatat Rp 1,5 miliar yang digunakan untuk mengembangkan usahanya. Nardi pun menjadi contoh salah satu nasabah UMKM BRI yang berhasil "naik kelas".

Bukan hanya berjualan, sejak 2016 Nardi juga memutuskan untuk menjadi Agen BRILink dan kini rata rata transaksinya mencapai 100 transaksi per hari. Dia mengatakan selama 18 tahun menjadi nasabah, BRI tidak hanya memberikan bantuan permodalan semata namun juga pendampingan dan edukasi.

"Mantri BRI mengajari saya hal dasar seperti manajemen keuangan, administrasi dan pencatatan serta networking yang sangat bermanfaat dalam mengembangkan usaha saya hingga saat ini," imbuh Nardi.

Keuletan dan berani mencoba hal baru pun menjadi kunci Nardi atas kesuksesan yang dicapainya. Dengan modal tersebut peluang untuk sukses pun semakin besar.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan, menaikkan kelas para pelaku UMKM merupakan salah satu strategi BRI untuk meningkatkan portofolio kredit UMKM mencapai 80% pada 2022.

"Selain memperluas pasar baru di segmen mikro, BRI juga memiliki strategi untuk menaikkan kelas, dari mikro menjadi kecil dan dari kecil menjadi menengah. Karena saat ini porsi usaha kecil dan menengah relatif lebih rendah dibandingkan segmen mikro," ujarnya.



Hingga akhir Desember 2019 Bank BRI tercatat berhasil menyalurkan pinjaman sebesar Rp 907,4 triliun, tumbuh 8,3% year on year. Dari total pinjaman tersebut, sebesar 79% diantaranya dinikmati oleh pelaku usaha UMKM di seluruh Indonesia.

"Berbagai inisiatif strategis sedang kami persiapkan untuk memacu produktivitas pertumbuhan, efisiensi sekaligus menciptakan model bisnis yang baru sehinggaBRI dapat melayani lebih banyak lagiUMKM di Indonesia," pungkasSupari.
(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading