Bagi warga Kabul burung dapat membantu membawa bantuan dari tekanan kehidupan di ibukota Afghanistan, yang dilanda serangkaian serangan militan berdarah.
Sejumlah burung kenari yang dipajang untuk dijual di pasar burung Ka Faroshi di Kabul, Afghanistan. (Reuters/Mohammad Ismail)
Pedagang memegang burung puyuh yang akan disembelih untuk dijual ke pelanggan di pasar burung Ka Faroshi di Kabul, Afghanistan. (Reuters/Mohammad Ismail) Â
Sebuah kandang burung yang usai dibeli terlihat di atas mobil di pasar burung Ka Faroshi di Kabul, Afghanistan. (Reuters/Mohammad Ismail)
Mohammad Jan 67 tahun, duduk di samping sangkar burung di sebuah toko di pasar burung Ka Faroshi di Kabul, Afghanistan. (Reuters/Mohammad Ismail)Â
Campuran gandum yang dipajang di sebuah toko di pasar burung Ka Faroshi di Kabul, Afghanistan. (Reuters/Mohammad Ismail)Â
Afshin, 12 tahun yang asyik bermain telepon genggam sambil menjaga barang dagangannya berupa makanan burung di pasar burung Ka Faroshi di Kabul, Afghanistan. (Reuters/Mohammad Ismail)Â
Sebagian besar burung berasal dari Afghanistan, tertangkap liar atau impor. Beberapa diimpor dari negara-negara tetangga, seperti Iran dan Pakistan, namun para pedagang mengatakan bisnis sedang turun, dengan sedikit burung yang diimpor akhir-akhir ini. (Reuters/Mohammad Ismail)Â