Target serangan itu adalah Vadym Yermolaiev, yang merupakan pengembang real estat besar di Dnipro. Dia meninggalkan Ukraina beberapa tahun yang lalu, melepaskan kewarganegaraan Ukrainanya dan menjadi warga negara Siprus. Ia dikenai sanksi Ukraina pada Desember 2023. (REUTERS/Alexandre Dimou)