04:49
Video: Suku Bunga BI Naik Lagi, Bisa Redam Gejolak Rupiah?
Jakarta, CNBC Indonesia- Keputusan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan 25 Bps menjadi 5,50% pada Selasa (09/06) dinilai Direktur Insight Investments, Camar Remoa sebagai Langkah bijak di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah.
Rupiah yang anjlok hingga ke level Rp 18.200 per Dolar AS membutuhkan upaya menarik caital inflow asing dan kebijakan ini direspons positif oleh pasar yang mampu mengerek mata uang Garuda ke Rp 18.000-an per Dolar AS.
Di sisi lain, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan fiskal pemerintah terkait disiplin fiskal dan pengelolaan APBN.
Seperti apa pelaku pasar melihat arah kebijakan suku bunga BI dan dampaknya ke Pasar saham hingga obligasi? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Insight Investments, Camar Remoa dalam Power Lunch, CNBC (Selasa, 09/06/2026)
Addsource on Google