Kepala Menteri Assam yang vokal, Himanta Biswa Sarma, membela pembongkaran tersebut, dengan mengklaim bahwa pembongkaran tersebut menargetkan "penyusup ilegal" dari Bangladesh yang mengancam identitas India. Namun, banyak dari mereka yang digusur mengaku sebagai warga negara India dengan dokumen berusia puluhan tahun sebagai bukti. (REUTERS/Sahiba Chawdhary)