Salah satu warga, Joan Miller, menceritakan detik-detik mencekam saat tornado menerjang rumahnya yang bersejarah, dibangun pada tahun 1912. “Angin bertiup kencang, dan pohon di depan bergetar sangat kencang. Saya berkata, ‘Ayo, David, ayo pergi. Ayo keluar dari ruangan ini,’” ujarnya. Rumah Miller kini rusak parah, dengan dinding-dinding tercabut dan kamar-kamar terbuka ke gang. (REUTERS/Lawrence Bryant)