Sebagai tanggapan, polisi menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan massa. Konflik ini berpusat pada RUU penangkapan ikan yang, menurut para pengunjuk rasa, akan memberi sekelompok kecil pelaku industri kendali atas pasar, merugikan nelayan tradisional. (REUTERS/Rodrigo Garrido)