“Imbas susu impor sudah terasa sejak dua bulan lalu. Dulu belum ada susu impor, penjualan untuk konsumen 80%, sekarang cuma 50%, sisanya dijual ke koperasi dengan harga yang lebih murah,” ungkap Subhan (45) saat ditemui CNBC Indonesia. Subhan menambahkan bahwa konsumen kini lebih memilih susu impor karena harganya yang lebih terjangkau. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)