Polling CNBC Indonesia

Tanpa Batu Bara, Masihkah Ekspor Indonesia Bertenaga?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
14 January 2022 06:20
Pekerja melakukan bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/1/2022). Pemerintah memutuskan untuk menyetop ekspor batu bara pada 1–31 Januari 2022 guna menjamin terpenuhinya pasokan komoditas tersebut untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN dan independent power producer (IPP) dalam negeri. Kurangnya pasokan batubara dalam negeri ini akan berdampak kepada lebih dari 10 juta pelanggan PLN, mulai dari masyarakat umum hingga industri, di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) dan non-Jamali. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Foto: Pekerja melakukan bongkar muat batubara di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/1/2022).¬†(CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja perdagangan internasional Indonesia pada Desember 2021 diperkirakan masih kuat. Ekspor tumbuh lebih tinggi ketimbang impor dan terjadi surplus neraca perdagangan. Namun pertanyaan besar menanti seiring kebijakan pemerintah melarang ekspor komoditas andalan Indonesia: batu bara.

Badan Pusat Statistik Statistik (BPS) dijadwalkan merilis data perdagangan internasional Indonesia periode Desember 2021 pada 17 Januari 2022. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan ekspor tumbuh 40,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Sementara impor diperkirakan tumbuh 39,7% yoy. Ini membuat neraca perdagangan bakal mengalami surplus US$ 3,05 miliar.


Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, pertumbuhan ekspor maupun impor memang melambat. Pada November 2021, ekspor melonjak 49,7% yoy dan impor melesat 52,62% yoy. Surplus neraca perdagangan pun agak mengendur, karena pada November 2021 tercatat US$ 3,51 miliar.

Meski demikian, kinerja perdagangan internasional Indonesia sepanjang 2021 patut diacungi jempol. Selama 2021, tidak pernah sebulan pun neraca perdagangan mengalami defisit. Kali terakhir neraca perdagangan berada di teritori negatif adalah pada April 2020.

Halaman Selanjutnya --> Harga dan Permintaan Komoditas Naik, Ekspor Melejit

Harga dan Permintaan Komoditas Naik, Ekspor Melejit
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading