Darurat Sawah, Ini Upaya RI Jaga Ketahanan Pangan

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
08 November 2018 21:14
Darurat Sawah, Ini Upaya RI Jaga Ketahanan Pangan
Jakarta, CNBC Indonesia - Lahan sawah di Indonesia diketahui terus menyusut hingga kini tersisa 7,1 juta hektare. 

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, mengatakan dalam 10-15 tahun terakhir seluas 900.000 hektar sawah menghilang.

"Oleh sebab itu, sedang disiapkan pepres [peraturan presiden] untuk menjamin sawah berkelanjutan. Ya, nanti sawah-sawah yang irigasi dan lainlain itu harus di preserve sebagai sawah abadi supaya kita terjamin tersedianya sawah untuk menjamin kebutuhan pangan," ketika menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Polandia di Jakarta, Kamis (8/11/2018).



Namun, lanjutnya, pemerintah belum mengetahui berapa besar luas yang dipertahankan sebagai sawah abadi.

Di samping menentukan lahan sawah abadi, Sofyan menuturkan pemerintah juga akan berupaya untuk menciptakan lahan sawah baru.

"Misal di Kalimantan Selatan, daerah-daerah rawa itu menurut penelitian punya potensi lebih dari 1 juta hektare bisa jadi sawah. Tapi kita harus lebih concern tentang sawah yang berkelanjutan."

Kepala Staf Presiden, Moeldoko, sebelumnya mengatakan pemerintah juga akan melakukan intensifikasi lahan sawah sehingga produksi dapat meningkat.

Intensifikasi dimaksud adalah menggunakan pendekatan teknologi seperti modernisasi dan mekanisasi alat pertanian.

Adapun Kementerian Pertanian juga sempat menyatakan akan memberikan insentif bagi petani atau pemilik lahan yang menolak sawahnya dialihfungsikan. Insentif tersebut masih dalam pembahasan apakah berupa subsidi pupuk atau yang lainnya.
(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading