Polling CNBC Indonesia

Atas Nama Rupiah, BI 'Diramal' Tahan Bunga Acuan di 3,5%

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
21 July 2021 13:55
Ilustrasi Rupiah dan Dolar di Bank Mandiri Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuan. Stabilitas nilai tukar rupiah akan menjadi pertimbangan utama di MH Thamrin.

Gubernur Perry Warjiyo dan rekan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-22 Juli 2021 untuk menentukan suku bunga acuan. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia menghasilkan proyeksi BI 7 Day Reverse Repo Rate tetap bertahan di 3,5%.

Dari 12 institusi yang berpartisipasi dalam pembentukan konsensus, semuanya sepakat bulat, aklamasi. Tidak ada dissenting opinion.


rate

Kali terakhir BI menurunkan suku bunga acuan adalah pada Februari 2021. Selepas itu, suku bunga selalu ditahan dengan stabilitas nilai tukar rupiah menjadi alasan utama.

"Keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar rupiah yang terjaga, serta upaya untuk memperkuat pemulihan ekonomi," sebut Perry dalam konferensi pers usai RDG bulan lalu.

Rupiah memang agak tertekan akhir-akhir ini. Di hadapan dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Tanah Air melemah 0,85% dalam sebulan terakhir secara point-to-point. Dolar AS kini sudah nyaman di atas Rp 14.500.

kurs

Halaman Selanjutnya --> Corona Menggila, Ancam Ekonomi Indonesia

Corona Menggila, Ancam Ekonomi Indonesia
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading