Newsletter

Reli Wall Street Terhenti, Awas Kepeleset Seperti Emas!

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
12 August 2020 06:25
Trader Timothy Nick works in his booth on the floor of the New York Stock Exchange, Thursday, Jan. 9, 2020. Stocks are opening broadly higher on Wall Street as traders welcome news that China's top trade official will head to Washington next week to sign a preliminary trade deal with the U.S. (AP Photo/Richard Drew)

Beralih ke bursa saham New York, usai menguat tujuh hari beruntun, akhirnya Wall Street harus masuk ke zona merah. Tiga indeks saham utama AS kompak mengalami koreksi pada perdagangan dini hari tadi. 

Di awal perdagangan, indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average masih berada di zona hijau. Hanya Nasdaq Composite saja yang terbenam di zona merah. Namun di kurang dari satu jam menjelang penutupan perdagangan, S&P 500 dan Dow Jones berbalik arah. 

Pada akhirnya ketiga indeks saham tersebut harus rela melenggang ke garis finis dengan koreksi. Indeks S&P 500 turun 0,8%, Dow Jones terpangkas 0,37% sementara Nasdaq Composite ambles 1,69%. 


Koreksi di pasar saham AS tak terlepas dari terpangkasnya nilai kapitalisasi pasar saham-saham raksasa teknologi AS. Saham Facebook dan Amazon masing-masing turun lebih dari 2% bersama dengan Microsoft.

Apple dan Netflix juga mengalami penurunan dengan koreksi masing-masing sebesar 3,4% dan 3%. Saham induk perusahaan Google yakni Alphabet juga turun 1,1%.

Kerugian tersebut mengimbangi keuntungan dari saham yang diuntungkan dari pembukaan kembali ekonomi. Saham Gap naik lebih dari 2% dan Norwegian Cruise Line naik 3,4%. Wynn Resorts dan Simon Property juga ditutup menguat.

Baik S&P 500 dan Dow sempat diperdagangkan lebih tinggi dari hari sebelumnya setelah kantor berita lokal melaporkan Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim negara itu telah memberikan persetujuan peraturan untuk vaksin Covid-19 pertama di dunia.

Meskipun ada keraguan tentang apakah Rusia telah mengembangkan vaksin yang aman begitu cepat, berita tersebut memicu optimisme investor. Seorang eksekutif Johnson & Johnson juga mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan dapat menghasilkan 1 miliar dosis dari kandidat vaksinnya jika terbukti berhasil.

Namun kabar buruk seputar kelanjutan stimulus AS akhirnya membuat Wall Street terseret ke zona koreksi. 

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan Gedung Putih terbuka untuk melanjutkan pembicaraan terkait bantuan sosial dengan kongres dari Partai Demokrat. Namun, Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan negosiasi Selasa dengan Demokrat menemui jalan buntu.

Cermati Sentimen Penggerak Pasar Hari Ini
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading