Newsletter

Cadev Aman, IHSG Terbang Hari Ini?

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
07 August 2020 06:20
Trader Gregory Rowe, right, works on the floor of the New York Stock Exchange, Wednesday, Dec. 11, 2019. Stocks are opening mixed on Wall Street following news reports that US President Donald Trump might delay a tariff hike on Chinese goods set to go into effect this weekend. (AP Photo/Richard Drew)

Setelah berfluktuasi pada sesi awal, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup di zona hijau pada perdagangan Kamis (6/8/2020), menyusul rilis data klaim pengangguran yang mengindikasikan pemulihan di tengah pembahasan stimulus. 

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 185,5 poin (+0,7%) ke 27.386,98. Nasdaq bertengger di level psikologis 11.000 setelah menguat 1% ke 11.108,07 sementara S&P 500 tumbuh 0,6% ke 3.349,16.

Saham teknologi kembali menjadi tulang punggung penguatan, di mana Facebook melejit lebih dari 6%, Apple melesat 3,5%, Netflix menguat 1,4%, Amazon naik 0,6% dan Microsoft tumbuh 1,6%.


"Ini adalah kisah tentang pasar yang terpecah... Ada sektor yang menguat... dan mereka meninggalkan banyak saham lainnya di belakang," tutur Dryden Pence, Kepala Investasi Pence Wealth Management, sebagaimana dikutip CNBC International.

Di luar itu, kabar data tenaga kerja memberikan angin segar. Departemen Tenaga Kerja AS menyebutkan klaim pengangguran baru per 1 Agustus berjumlah 1,186 juta, atau lebih baik dari konsensus ekonom dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 1,423 juta.

Ini merupakan angka klaim terendah selama era pandemi. Per 25 Juli, angka klaim tunjangan asuransi pengangguran mencapa 1,434 juta pengangguran baru. Namun, data terbaru ini memperpanjang rekor pengangguran mingguan di atas 1 juta orang, menjadi 19 pekan.

"Nada keseluruhan data klaim pengangguran adalah bahwa ia menjadi yang terbaik dalam 3 pekan terakhir," tutur Thomas Simons, ekonom pasar uang Jefferies, dalam laporan risetnya yang dikutip CNBC International. "Penurunan itu menjadi yang terbesar sejak pekan per 6 Juni."

Hari ini, data tenaga kerja selanjutnya bakal dirilis yakni data pemerintah tentang slip gaji sektor non-pertanian, yang diekspektasikan berujung pada pertumbuhan lapangan kerja sebanyak 1,264 juta pada Juli.

NBC News melaporkan bahwa Gedung Puth mengajukan anggaran bagi alokasi tunjangan pengangguran senilai US$ 400 per pekan, lebih tinggi dari proposal awal mereka sebesar US$ 200 per pekan, dan mendekati proposal partai Demokrat yang ingin angka US$ 600 per pekan.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows juga mengusulkan perpanjangan moratorium penyitaan rumah milik debitor program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disubsidi pemerintah dan cicilannya terhenti, menjadi Desember. 

Cermati Sentimen Penggerak Pasar Hari Ini
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading