Newsletter

Perjanjian Renville Lebih Kongkrit dari Deal Fase 1 AS-China!

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
15 January 2020 06:34
Bursa saham menguat, harga obligasi naik tipis dan rupiah stagnan kemarin. Pelaku pasar di AS juga memilih tak masuk pasar dulu.

Namun tatkala bursa Asia menghijau karena optimisme kesepakatan dagang fase pertama, bursa saham AS tidak terlalu impresif dengan posisi penutupan variatif pada Selasa. Indeks Dow Jones hanya naik 32,62 poin, atau 0,1% ke 28.939,67. Indeks S&P 500 malah tertekan 0,1% ke 3.283,15 sedangkan Nasdaq tergelincir 0,2% ke 9.251.33.

"Dari tahun ke tahun, angka [kinerja emiten] memang bagus, tapi jangan lupa bahwa pada kuartal empat 2018 buruk sekali," tutur JJ Kinahan, chief market strategist TD Ameritrade, sebagaimana dikutip CNBC International.

J.P. Morgan Chase membukukan kinerja kuartal IV-2019 yang melampaui ekspektasi analis sehingga sahamnya ditutup menguat 1,2%. Laba bersih tahunan perseroan mencapai level US$ 36,4 miliar. Laba bersih Citigroup juga menguat, sebesar 1,6%, merespons kuatnya transaksi obligasi dengan pendapatan dari bisnis tersebut yang melonjak 49%.

Delta Air Lines juga melaporkan laba bersih yang melampaui ekspektasi, didorong oleh beban bahan bakar yang menurun dan pesatnya aktivitas perjalanan. Karenanya, harga saham maskapai tersebut melonjak 3,3% pada pembukaan.


Meski ketiga emiten tersebut membukukan kinerja yang positif, FactSet memperkirakan laba bersih emiten konstituen S&P 500 anjlok 2% secara tahunan pada kuartal keempat.

"Pasar terus berada dalam kondisi jenuh beli yang ekstrim, mengindikasikan bahwa penguatan baru-baru ini bisa berbalik, tetapi latar belakang fundamental berdasarkan telaah inti dan EPS mengarah pada aksi beli ketika melemah," tutur Tony Dwyer, Chief Market Strategist Canaccord Genuity, dalam laporan risetnya sebagaimana dikutip CNBC International.

AS pada Senin waktu setempat telah mengeluarkan China dari daftar negara manipulator mata uang. Pengumuman itu dikeluarkan jelang pertemuan kedua belah pihak di Washington untuk meneken kesepakatan dagang fase pertama.

The South China Morning Post melaporkan bahwa pemerintah China mengatakan bahwa perang dagang "belum akan berakhir," menambahkan bahwa penandatanganan kesepakatan pada Rabu hanyalah "ronde pertama permainan."

Cermati Sentimen Penggerak Pasar Hari Ini
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading