5 Saham Big Cap yang Bikin IHSG Babak Belur

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
09 November 2018 09:59
5 Saham Big Cap yang Bikin IHSG Babak Belur
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini terkoreksi dalam, menghentikan reli delapan hari berturut-turut. Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi penekan koreksi dalam IHSG pada perdagangan pagi ini.

Lima saham yang tercatat menjadi pendorong koreksi IHSG pada perdagangan pagi ini, yaitu saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun 5,54% ke level harga Rp 3.580/saham. Volume perdagangan saham ini mencapai 64,33 juta saham senilai Rp 232,52 miliar.

Lalu saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang tercatat terkoreksi 2,90% ke level harga Rp 41.074/saham. Volume perdagangan saham mencapai 2,83 juta saham senilai Rp 115,96 miliar.

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mendapat tekanan dan merosot 2,67% ke level Rp 7.300/saham. Dengan volume perdagangan sebanyak 11,75 juta saham senilai Rp 85,64 miliar.


Lalu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang turun 1,45% ke harga Rp 3.400/saham. Volume perdagangan mencapai 16,13 juta saham senilai Rp 54,84 miliar.

Terakhir saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang harga sahamnya merosot 1,25% ke level Rp 3.950/saham. Volume perdagangan saham operator telekomunikasi terbesar ini mencapai 5,93 juta saham dengan nilai Rp 23,42 miliar.

Aksi ambil untung (profit taking) menjadi pemicu pelemahan IHSG yang begitu dalam. Selain itu, sentimen yang ada memang mendukung bagi investor untuk melakukan aksi jual.

Pertama, hasil pertemuan the Federal Reserve yang diumumkan pada dini hari tadi. Walaupun tingkat suku bunga acuan tak diubah, the Fed memberi sinyal bahwa rencana normalisasi pada bulan Desember akan dieksekusi.

Kedua, hasil dari midterm elections di AS. Kini, posisi mayoritas di House of Representatives dipegang oleh Democratic setelah sebelumnya dipegang oleh Republican, sementara Republican mempertahankan posisi mayoritasnya di Senate. (hps/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading