Marah! Begini 'Sumpah' Para Investor untuk Yusuf Mansur

Investment - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
25 August 2022 11:30
Instagram @yusufmansurnew Foto: Instagram @yusufmansurnew

Jakarta, CNBC Indonesia - Tidak bisa bertemu dengan Ustad Yusuf Mansur, puluhan orang yang mengaku korban investasi batu bara 'Jabal Nur' mendatangi rumah Ustaz Yusuf Mansur di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Para korban datang menagih janji modal investasi yang tak kunjung dikembalikan oleh Yusuf Mansur.

Mengaku datang untuk silaturahmi, para pendemo juga melakukan mubahalah sepihak. Hal ini dikarenakan setiap undangan yang diberikan kepada Ustaz Yusuf Mansur tidak dihiraukan.

Tujuan dilakukan mubahalah ini adalah memasrahkan kerugian yang dialami investor kepada kuasa Allah. Para penggeruduk ini melakukan mubahalah dengan bersumpah di bawah kitab suci Al-Qur'an dalam sambutannya bersumpah. Berikut isi mubahalahnya yang dibacakan oleh salah satu korbannya, Zaini Mustofa.


Bismillahirohmanirrohiim. Demi Allah SWT 3X, kami bersumpah :

1. Kami investor bisnis batu bara Jabal Nur (JBN) Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur, yang awalnya bisnis batu bara dipresentasikan oleh Jam'an Nurchotib Mansur alias Ustad Yusuf Mansur alias Yusuf Mansur di dalam Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur;

2. Kami investor benar-benar telah menyetorkan uang investasi dalam bisnis batu bara tersebut;

3. Sampai dengan saat ini modal investasi kami belum dikembalikan, dan keuntungan juga tidak dibagikan sebagaimana janji Jam'an Nurchotib Mansur alias Ustaz Yusuf Mansur alias Yusuf Mansur dan kawan-kawannya;

4. Saat gagal bayar atau macet, Jam'an Nurchotib Mansur alias Ustad Yusuf Mansur alias Yusuf Mansur di Perumahan Legenda Wisata Cibubur berjanji akan mengembalikan modal investor dengan cara mencicil, namun hanya membayar sebagian kecil saja, selanjutnya tidak pernah membayar kepada kami;

5. Apa yang kami sampaikan di atas, adalah yang sebenar-benarnya dan tidak bohong, apabila tidak benar/bohong, kami investor dan keluarga kami siap segera dilaknat, diazab dan dihancurkan yang sehancur-hancurnya oleh Allah SWT;

6. Tapi sebaliknya, kalau pernyataan Jam'an Nurchotib Mansur alias Ustad Yusuf Mansur alias Yusuf Mansur di Daqu Channel dan TV One yang mengingkari bisnis batu bara tersebut, dengan mengatakan : "tidak pernah presentasi bisnis batubara" dan "tidak terlibat dalam bisnis batubara" serta "tidak mengenal Adianyah tidak benar/bohong, semoga Allah SWT segera melaknat, mengazab dan menghancurkan yang sehancur-hancurnya Jam'an Nurchotib Mansur alias Ustad Yusuf Mansur alias Yusuf Mansur, keluarganya dan kawan-kawannya dalam bisnis batu bara tersebut.

Untuk tuntutan kepada Ustadz Yusuf Mansur kali ini ada sekitar Rp 200 miliar.

"Total kerugian seluruhnya yang belum dikembalikan sekitar Rp 50 miliaran, dari total keseluruhan awalnya sekitar Rp 55 miliar. Itu terdiri dari 250 jemaah, terdiri dari para orang kaya sampai dengan marbut masjid, hingga asisten rumah tangga (ART). Setelah itu memang ada mencicil, tapi ada kecil-kecil, misalnya Rp 300 juta dan Rp 500 juta," kata salah satu korban, Zaini Mustofa, kepada wartawan, Rabu (24/8/2022).

Zaini mengungkapkan awal mula ia dan para korban lain ikut investasi tersebut sejak 12 tahun yang lalu. Para korban sendiri merupakan jemaah Masjid Darussalam, Cibubur.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Vokalis Dewa Ello Diperiksa Pekan Depan Soal Kasus DNA Pro


(hps/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading