Naga-naganya Emas Pegadaian Bisa Makin Murah, Borong?

Investment - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
23 August 2022 06:37
Pemilik toko perhiasan menata perhiasan emas di Kawasan Cikini Gold Center, Jakarta, Senin, (25/7/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Pemilik toko perhiasan menata perhiasan emas di Kawasan Cikini Gold Center, Jakarta, Senin, (25/7/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Harga emas Pegadaian masih tertekan oleh laju emas dunia turun mendekati posisi terendah dalam satu bulan. Mata uang dolar Amerika Serikat jadi biang keladinya.

Pada Senin (22/8/2022) harga emas dunia di pasar spot turun 0,69% dibandingkan posisi kemarin menjadi US$1.735 per troy ons.

Dollar Index (mengukur kekuatan greenback dengan enam mata uang utama) memecahkan rekor tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Saat ini posisinya di 109,046.

Dolar yang melesat membuat emas menjadi kurang menarik sebab aset yang dibanderol dengan greenback menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Emas berada di bawah tekanan dari dolar dan ekspektasi pasar bahwa Ketua Fed Jerome Powell akan memperkuat sikap hawkish bank sentral AS dalam pidatonya di Jackson Hole, konferensi perbankan sentral Wyoming akhir pekan ini, kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Harga bisa turun di bawah $1.700 setelah konferensi Jackson Hole, tambah Ghali. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas, yang tidak memberikan imbal hasil.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ras/ras)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Masih Ada Sisa THR? Beli Emas Pegadaian Bisa Jadi Pilihan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading