Tutup Pekan, Harga Emas Pegadaian Flat di atas Rp 1 Juta/Gram

Investment - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
17 April 2022 10:21
Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian pada perdagangan Minggu (17/4/2022) tak berubah dibandingkan dengan posisi Sabtu setelah harga acuan logam mulia tersebut kembali menembus level psikologis Rp 1 juta/gram.

BUMN keuangan tersebut membanderol emas Antam di harga Rp 1.045.000/gram, tak berubah dari posisi harga pada Sabtu. Emas Antam merupakan emas terpopuler di kalangan masyarakat untuk produk reguler.

Di luar itu, Pegadaian juga menawarkan emas Antam batik yang merupakan jenis emas Antam berharga termahal. Harga emas Antam Batik dipatok Rp 1.201.000 per gramnya atau flat dibandingkan dengan posisi Sabtu.


Sementara itu, emas Antam jenis Retro dipatok di level Rp 1.015.000 per gram. Tak berubah dari posisi kemarin. Emas Antam retro adalah emas kemasan lama di mana keping emas dan sertifikatnya terpisah.

Emas ini terakhir kali diproduksi pada tahun 2018. Emas retro juga menjadi jenis emas Antam yang paling fluktuatif harganya. Sementara itu, harga emas UBS yang dikeluarkan PT Untung Bersama Sejahtera per gramnya berada di level Rp 1.020.000.

Harga emas diprediksi naik ke level US$ 2.000/troy ons dalam waktu dekat setelah inflasi Amerika Serikat (AS) mencapai 8,5% sementara perang Rusia-Ukraina jauh dari kata selesai yang memicu risiko berlanjutnya kenaikan inflasi global.

Kendala pasokan, inflasi tinggi, dan buruknya geopolitik menciptakan awan ketidakpastian yang membuat daya tarik aset aman (safe-haven) seperti emas kembali kinclong. Kenaikan tersebut terjadi meski dolar AS yang menjadi mata uang pembelian emas juga menguat.

Indeks dolar AS mencapai level psikologis 100 dan pada Jumat kemarin bercokol di level 100,32 jika dibandingkan dengan posisi pekan lalu yang masih di level 99,796.

"Dolar mungkin merupakan faktor terbesar saat ini, jika dolar AS turun kembali ke kisaran level 98-99, maka akan membuat emas lebih mudah menembus harga US$ 2.000/troy ons," kata Ahli Strategi Pasar RJO Futures Frank Cholly, seperti dikutip Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sejalan dengan Tren Dunia, Harga Emas Pegadaian Kompak Naik


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading