Begini Peran Para Tersangka Binomo dan Robot Trading Cs

Investment - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
04 April 2022 19:07
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri  merilis kasus investasi bodong binary option lewat aplikasi Binomo, Jumat (25/3/2022). Tersangka Indra Kenz juga dihadirkan dalam rilis tersebut. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Polisi sudah mengamankan seluruh barang bukti di kasus ini dan menahan para tersangka.

"Berkas perkara WKA sudah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum pada 31 Maret, dan untuk DDA masih dalam proses pemberkasan," ujarnya.

Terakhir, Ramadhan mengungkap perkembangan kasus platform DNA Pro yang menawarkan aplikasi robot trading. Platform ini menjual produk dengan skema piramida. Penyidik Bareskrim Polri sampai sekarang disebut sudah memeriksa 12 orang yang terdiri dari 11 saksi pelapor 1 saksi ahli perdagangan dari Kemendag.


"Dalam kasus ini total kerugian sebanyak Rp 97 miliar lebih termasuk 5 laporan pengaduan yang masuk per 4 April 2022. Hingga sekarang kasus masih dalam proses," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ramadhan juga mengumumkan bahwa salah satu tersangka kasus penipuan berkedok robot trading aplikasi Viral Blast atas nama Putra Wibowo kini sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Terkait dengan perkara tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal perdagangan yang dilakukan oleh PT Trust Global Karya dengan cara menjalankan investasi bodong berupa robot trading nama platform viral blast global," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(RCI/dhf)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Sederet Tingkah yang Menunjukkan Indra Kenz Tidak Kooperatif

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading