Geger di Dunia Logam Mulia Cuma Sementara, Emas Antam Melesat

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
02 December 2021 08:48
Emas (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. naik cukup tajam pada perdagangan Kamis (2/12) mengikuti pergerakan emas dunia yang sukses bangkit dari keterpurukan. Sebelumnya dunia logam mulia dibuat geger oleh ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Federal Reserve.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan hari ini naik Rp 4.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 929.000/batang secara persentase naik 0,43%.

PT Antam menjual emas mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga jual tersebut belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.


Berikut daftar lengkap harga emas batangan di Butik LM Graha Dipta Pulo Gadung, berdasarkan situs logammulia.com. 

BeratHarga DasarHarga NPWP (+Pajak 0.45%)Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)
0.5 gr514,500516,500518,500
1 gr929,000933,000937,000
2 gr1,798,0001,806,0001,814,000
3 gr2,672,0002,684,0002,696,000
5 gr4,420,0004,439,0004,459,000
10 gr8,785,0008,824,0008,864,000
25 gr21,837,00021,935,00022,033,000
50 gr43,595,00043,791,00043,987,000
100 gr87,112,00087,504,00087,896,000
250 gr217,515,000218,493,000219,472,000
500 gr434,820,000436,776,000438,733,000
1000 gr869,600,000873,513,000877,426,000

Sementara itu harga emas dunia sukses menguat 0,5% ke di US$ 1.782,66/troy ons pada perdagangan Rabu. Di hari sebelumnya, emas sempat melambung lebih dari 1,3% sebelum kena "smash" ketua, Jerome Powell, hingga akhirnya berbalik melemah 0,6%.

Powell kemarin mengatakan bisa mempercepat laju tapering atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) yang membuat emas terpuruk. Beberapa pejabat elit The Fed memang mendorong untuk percepatan tapering, tetapi pasar melihat Powell tidak akan seagresif itu.

Nyatanya, Powell juga menyatakan pendapat yang sama, dunia logam mulia pun geger, emas yang sebelumnya melambung langsung nyungsep.

"Saat ini perekonomian sangat kuat dan inflasi juga sangat tinggi, oleh karena itu menurut pandangan saya akan tepat jika mempertimbangkan menyelesaikan tapering lebih cepat, mungkin beberapa bulan lebih awal," kata Powell di hadapan Senat AS, sebagaimana diwartakan CNBC International, Selasa (30/11).

Jika tapering dipercepat, ada peluang The Fed juga menaikkan suku bunga lebih awal. Jika itu terjadi, harga emas dunia berisiko rontok.

Tetapi, banyak analis melihat pernyataan Powell tersebut hanya akan menekan emas untuk sementara.

"Pernyataan Powell memberikan hambatan bagi emas untuk jangka pendek, tetapi tidak akan memberikan dampak panjang sebab dipercepatnya tapering sudah diantisipasi pasar," kata Harshal Barot, konsultan senior Metals Focus, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (1/12).

"Masih banyak ketidakpastian di pertumbuhan ekonomi akibat varian terbaru virus corona serta apakah tingginya inflasi hanya semetara atau akan berlangsung lama, hal itu akan menahan penurunan emas lebih dalam," tambahnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading