Sederet Jurus Berburu Cuan Saham Emiten yang IPO di September

Investment - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
10 September 2021 14:15
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ada beberapa emiten baru yang akan dan telah melantai diĀ Bursa Efek Indonesia pada September ini. Bagaimana strategi memilih saham emiten-emiten yang baru IPO tersebut?

SVP Research Kanata Hita Solvera Janson Nasrial mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan investor adalah memilih sektor yang akan menjadi tren untuk kurun waktu 4-5 tahun mendatang. Tema 'seksi' itu bisa diterapkan portofolio pembelian saham.

Menurut Janson, pascapandemi kecenderungan semua perusahaan berpacu dalam digitalisasi dengan memperkuat bagian teknologi, hingga isu kesehatan di mana permintaan di bidang kesehatan masih terus meningkat karena situasi virus corona.

"Sektor menarik itu ada empat, yakni teknologi, financial seperti fintech atau merger bank tradisional dengan digital, kesehatan, hingga energi baru terbarukan," katanya dalam Investime CNBC Indonesia, Kamis (9/9/2021).



Jika mengikuti tema itu, Janson memilih dua saham yang baru melantai seperti PT Global Solusi Sukses Solusi Tbk, yang menawarkan perangkat lunak Enterprise Resource Planning (EPR) untuk pengelolaan perusahaan hingga automasi. Melihat ke depan automasi menjadi tema-tema perusahaan hingga pabrik.

Lalu pilihan berikut adalah PT Kedoya Adyaraya Tbk yang bergerak di bidang kesehatan, salah satunya RS Graha Kedoya. Karena ini masuk dalam tema 'seksi' untuk kurun waktu lima tahun ke depan. Selain itu boleh dicermati juga perkembangan saham ini. Karena, menurut Janson, ada grup besar yang mencoba mengakuisisi emiten baru ini.

Harga saham yang baru melantai di bursa memang cenderung volatile. Oleh karena itu, menurut Janson, paling tidak harga saham baru stabil sekitar 2 minggu-3 minggu setelah IPO.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading