Masa Depan Diramal Cerah, Waktunya Borong Emas Antam?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
07 September 2021 09:31
Petugas menunjukkan koin emas Dirham di Gerai Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.    (CNBC Indonesia/ Tri Susislo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para analis kini semakin banyak yang memprediksi harga emas dunia akan mencapai US$ 1.900/troy ons di tahun ini. Meski demikian, kemarin harga emas dunia mengalami koreksi, alhasil harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. juga turun.

Melansir data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan hari ini, Selasa (7/8/2021) turun Rp 2.000/gram. Untuk emas dengan berat 1 gram dijual Rp 940.000/batang, secara persentase turun 0,21%.

PT Antam menjual emas batangan mulai satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram, semuanya mengalami penurunan. Tetapi harga jualnya belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.


BeratHarga DasarHarga NPWP (+Pajak 0.45%)Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)
0.5 gr520,000522,000524,000
1 gr940,000944,000948,000
2 gr1,820,0001,828,0001,836,000
3 gr2,705,0002,717,0002,729,000
5 gr4,475,0004,495,0004,515,000
10 gr8,895,0008,935,0008,975,000
25 gr22,112,00022,211,00022,311,000
50 gr44,145,00044,343,00044,542,000
100 gr88,212,00088,608,00089,005,000
250 gr220,265,000221,256,000222,247,000
500 gr440,320,000442,301,000444,282,000
1000 gr880,600,000884,562,000888,525,000

Harga emas dunia kemarin melemah 0,17% ke US$ 1.823/troy ons, koreksi harga yang wajar setelah menguat 4 pekan beruntun.

Emas yang mampu bertahan di atas US$ 1.800/troy ons sejak pekan lalu membuat banyak analis memprediksi harganya akan kembali ke US$ 1.900/troy ons. Hal tersebut tentunya berdampak bagus bagi emas Antam.

Analis dari CIBC mengatakan, jika di pekan ini emas mampu menembus US$ 1.830/troy ons, maka peluang ke US$ 1.900/troy ons akan terbuka lebar.

Sementara itu Wang Tao, Analis Komoditas di Reuters, menggunakan analis teknikal Elliot Wave memprediksi harga emas bisa kembali ke US$ 1,900/troy ons.

"Pergerakan yang kuat pada 3 September lalu memberi konfirmasi bahwa saat ini kita sedang berada di gelombang 3. Gelombang ini bisa membawa harga emas menuju US$ 1.856-1.904/troy ons," tegas Wang dalam risetnya.

Menurut Wang, titik resistance harga emas terdekat ada di US$ 1.833/troy ons. Kemungkinan titik ini akan mudah tertembus mengingat momentum bullish yang sudah terbentuk.
Resisten yang disebutkan Wang tersebut hampir sama dengan analis dari CIBC di US$ 1.830/troy ons.

Sementara titik support ada di US$ 1.815/troy ons. Jika tertembus, maka harga akan turun lebih lanjut ke US$ 1.807/troy ons dan kemungkinan menjadi sinyal bahwa tren kenaikan harga akan berbalik.

"Melihat pergerakan harian, logam ini akan mampu setidaknya menembus harga US$ 1.828/troy ons. Penembusan ini akan membawanya ke arah US$ 1.862/troy ons. Bahkan bukan tidak mungkin sampai ke US$ 1.916/troy ons," papar Wang.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading