InvesTime

Kapan Waktu yang Pas Masuk Saham Blue Chip?

Investment - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 July 2021 13:40
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Senin (19/7/2021) (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham kategori blue chip alias unggulan di pasar modal Indonesia menjadi perhatian pelaku pasar karena biasanya menjadi pilihan bagi investor.

Apalagi saham-saham ini juga mayoritas masuk dalam konstituen Indeks LQ45, indeks yang berisi 45 saham paling likuid dengan fundamental baik.

Anggaraksa Arismunandar, Head of Research NH Korindo Sekuritas menilai saham kategori ini memang menjadi tolok ukur bagi investor atau calon investor yang ingin berinvestasi.


Selain itu, saham-saham blue chip juga lebih menguntungkan untuk jangka panjang.

"Kalau kita berbicara soal saham blue chip, pada intinya kita mengambil saham yang cocok jangka panjang. Seharusnya kita tidak terlalu memusingkan pergerakan jangka pendek," kata Anggaraksa dalam program Investime CNBC Indonesia pada Jumat (23/6/2021).

"Kalau kita berpandangan itu kita cicil masuk saja dulu, seperti istilah bursa: tabung saham. Itu sebenarnya hampir pasti selalu cocok," tambahnya.

Anggaraksa memaparkan saham-saham blue chip rata-rata berkapitalisasi besar (big capitalization/big cap), sehingga akan ada perubahan pembobotan dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ini nantinya akan membuat sedikit rotasi juga di antara saham-saham big caps.

"Kalau kita mau menunggu sedikit [untuk membeli saham], saya rasa juga wajar saja. Kalau kita tahu, momennya itu paling tepat saat mulai reli akhir tahun," ujarnya.

Saham blue chip biasanya merupakan market leader pada industrinya. Saham blue chip juga acap kali dikenal sebagai saham perusahaan yang mature, diakui secara nasional, konsisten mencetak laba, sehat secara keuangan, dan punya produk atau layanan berkualitas tinggi.

Menurut Anggaraksa, saat ini setidaknya ada beberapa sektor dengan saham blue chip terbaik, salah satunya dari sektor perbankan, barang konsumsi atau consumer goods, telekomunikasi, dan sektor kesehatan atau healthcare.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading