InvesTime

Ini Biang Keladi Kenapa Marak Penipuan Pasar Modal RI

Investment - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 July 2021 17:37
Kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kurangnya edukasi kepada masyarakat investor dianggap menjadi salah satu biang kerok kenapa hingga saat ini masih bermunculan korban penipuan di pasar modal. Sebab itu para investor, terutama investor pemula perlu mewaspadai hal ini.

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Uriep Budhi Prasetyo mengemukakan masih banyak para investor yang kurang waspada dan tergiur dengan return tinggi dalam berinvestasi di sektor pasar modal.

"Kalau ditawarkan keuntungan tinggi itu sesuatu yang patut dicurigai," kata Uriep dalam program Investime CNBC indonesia, seperti dikutip Kamis (1/7/2021).


Menurutnya, tidak ada satupun produk investasi yang menawarkan jaminan keuntungan berlebih dengan risiko yang rendah. Para calon investor terutama investor baru perlu memahami hal ini.

"Harus ada edukasi dan ilmu sebelum masuk ke pasar modal," tegasnya.

Uriep menegaskan tidak ada satupun manajer investasi yang bisa menjanjikan keuntungan kepada para investor di masa depan. Hal tersebut, kata dia, bertentangan dengan undang-undang (UU).

"Mereka dilarang menjanjikan ke depan kamu pasti dapet segini. Itu dilarang dalam UU," katanya.

Hal senada turut dikemukakan oleh Head of Research Panin Sekuritas Nico Laurens. Menurutnya, kalangan masyarakat perlu memahami betul sebelum benar-benar ingin berinvestasi di pasar modal.

"Harus kembali lagi high risk high return transplantasinya risiko." katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading