Dear Newbie Angkatan Corona, Ini Penyebab Saham Kena Suspen

Investment - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
08 February 2021 11:25
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi investor pemula, ada yang kaget tiba-tiba saham yang dibeli di hari berikutnya tidak bisa ditransaksikan baik jual maupun beli. Tentu ini menimbulkan pertanyaan, kenapa Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham tersebut. 

Ada sejumlah penyebab yang membuat BEI menghentikan perdagangan suatu saham. Salah satu utamanya adalah faktor volatilitas harga yang tinggi dalam kurun waktu tertentu.

"Pasarnya terlalu kencang antara naik terlalu kencang atau turun terlalu kencang," kata Investment Banking Panin Sekuritas, Indra Then, dalam acara Invest Time CNBC Indonesia TV, Jumat (5/2/2021).


Dia menjelaskan kebanyakan yang disuspensi adalah saham perusahaan yang selama tiga hari berturut-turut naik terus. Aktivitas tak biasa ini akan membuat bursa melakukan kebijakan suspensi untuk mengerem laju kenaikan dan meminta penjelasan kepada manajemen emiten.

Namun dia menuturkan jika saham yang turun terlalu signifikan tidak pernah di suspensi. Alasanya karena BEI menerapkan kebijakan asimetris auto rejection, untuk kenaikan batas kenaikan maksimal mulai dari 20%, 25% dan 35% tergantung fraksi harga saham.

Sementara koreksi harga saham, BEI menetapkan batas maksimal 7% koreksi harga untuk semua fraksi harga saham. 

Selain faktor volatilitas, sanski suspensi diterapkan BEI karena masalah tata kelola perusahaan (good corporrate government/GCG). Beberapa diantaranya adalah masalah keterlambatan laporan keuangan dan masalah hukum.

"Terkait GCG ini, (harus) ada aspek keterbukaan yang harus dipublish keterbukaan informasi. Bursa melakukan suspensi terhadap saham tersebut sampai didapatkan kepastian kasus apa yang menimpanya dan wayout dari perusahaan tersebut baru akan dipertimbangkan Suspensi tersebut," kata Indra.

Soal berapa lama waktu suspensi, Indra menjelaskan, hal itu tergantung keputusan otoritas pasar. Bursa akan melihat jika kasusnya cukup panjang dan mengenai keberlangsungan bisnis perusahaan kemungkinan waktunya akan lama bisa bulanan sampai tahunan.

Namun jika masalahnya terkait volatilitas, maka diperkirakan hanya sampai satu hari hingga satu minggu.

Selain itu, menurutnya tidak ada batasan perusahaan mana yang Sahamnya akan kena suspensi. Semua yang ada di papan utama, pengembang hingga akselerasi tidak menutup kemungkinan dapat dihukum juga.

Sementara itu, Indra mengatakan melihat tanda-tanda saham akan disuspen paling mudah melihat dari volatilitas. Sedangkan sebelum terkena suspen, tidak ada informasi atau peringatan sebelumnya.

Namun usai kena suspensi dan siap dibuka lagi, Indra menuturkan pasti akan ada pengumuman satu hari sebelumnya.

"Betul H-1 ada berita di malam kalau suspensi akan dibuka perdagangan besok," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading