Rencanakan Pencegahan Penyakit dengan Vaksin

Investment - Advertorial, CNBC Indonesia
24 November 2020 00:00
adv

Vaksin diberikan agar seseorang dapat dicegah dari infeksi suatu penyakit. Vaksin yang dimasukkan ke tubuh, akan mengenali virus atau bakteri- dan setelah itu tubuh akan melawan dengan membentuk antibodi.

JAKARTA - Antibodi berfungsi sebagai benteng kekebalan tubuh. Antibodi muncul ketika virus atau bakteri yang masuk ke tubuh telah dikenali oleh vaksin yang sebelumnya sudah dimasukan ke tubuh orang yang bersangkutan.

"Dengan diberinya vaksin, maka tubuh memiliki kemampuan memori untuk mengingat ketika terpapar oleh virus yang beneran. Antibodi muncul karena tubuh melawan virus atau bakteri itu," terang Dokter Dirga Sakti Rambe, dalam Dialog Produktif dengan tema 'Vaksin Sebagai Perencanaan Preventif Kesehatan' yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (23/11/2020).


Dokter Dirga Sakti Rambe yang juga seorang vaksinolog ini, menjelaskan perbedaan vaksin, vaksinasi, imunisasi. Dipaparkannya, vaksin adalah suatu zat yang bila disuntikkan atau diteteskan kepada tubuh maka dapat merangsang tumbuhnya kekebalan terhadap suatu penyakit yang sifatnya spesifik.

"Vaksinasi adalah upaya pemberian vaksin atau kegiatan pemberian vaksin. Sedangkan imunisasi adalah suatu proses menciptakan kekebalan. Salah satunya dengan pemberian vaksin tadi, agar seseorang terhindar dari suatu penyakit yang dapat dicegah," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan dokter spesialis penyakit dalam ini, vaksin mengandung komponen yang berisi komponen virus atau bakteri dan tidak semua vaksin mengandung virus yang dilemahkan. Kebanyakan vaksin hanya mengandung komponen virus sehingga saat vaksin diberikan kepada tubuh, maka vaksin tersebut tidak dapat menimbulkan penyakit.

Dokter Dirga juga menegaskan, berita yang menyatakan vaksin mengandung racun adalah salah. Karena vaksin yang diedarkan harus mendapat persetujuan dari Badan POM. "Proses pembuatan vaksin juga melalui tahapan yang sangat panjang termasuk vaksin COVID-19, penelitian, uji klinis, untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Oleh karena itu jika ada vaksin yang sudah memperoleh izin untuk digunakan, itu sudah dipastikan aman dan efektif," pungkasnya.


(adv/adv)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading