Lega Deh! Hari Ini Harga Emas Antam Naik Goceng

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
13 May 2020 09:39
Emas Antam Foto: Karyawan menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Rabu ini (13/5/2020) naik 0,59% atau sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 859.000/gram dari perdagangan Selasa kemarin di level Rp 854.000/gram.

Sebelumnya pada perdagangan kemarin, harga emas Antam turun 0,93% sebesar Rp 8.000 dari posisi harga Senin yakni Rp 862.000/gram.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat 0,59% berada di Rp 85,9 juta dari harga kemarin Rp 85,4 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

 

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari Rabu ini (13/5/2020) naik Rp 5.000 menjadi Rp 908.000/gram setelah turun Rp 8.000 ke Rp 903.000/gram pada hari Selasa kemarin.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga naik 0,74% atau Rp 6.000 ditetapkan pada Rp 812.000/gram, dari posisi kemarin Rp 806.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

 

Kenaikan harga emas Antam seiring dengan penguatan harga emas dunia di pasar spot pada hari Selasa kemarin sebesar 0,36% menjadi US$ 1.702,14/troy ons, mengacu data Refinitiv.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Juni ditutup naik US$ 8,80 atau 0,5% pada US$ 1.706,80/troy ons, melansir dari RTTNews.




Penguatan harga emas dunia kemarin terdorong oleh potensi munculnya gelombang kedua serangan pandemi virus corona, stimulus tambahan hingga suku bunga negatif, ketegangan geopolitik antara AS-China yang kembali meningkat.

Harga emas pada pekan ini cenderung bergerak di rentang harga dekat level psikologis US$ 1.700/troy ons dan cukup stabil. Namun peluang emas untuk menguat lagi masih ada. Emas bahkan digambarkan sebagai 'raksasa yang sedang tertidur' oleh Andrew Hecht dari Hecht Commodity.

Dalam tulisannya yang dikutip Kitco, Hecht melihat harga emas yang turun ke bawah US$ 1.700/troy ons pada pekan lalu bisa jadi menandai periode penguatan (bull rally) yang baru. Ia melihat harga emas dalam jangka panjang akan menuju US$ 2.000/troy ons, dan tidak menutup kemungkinan hingga ke US$ 3.000/troy ons atau lebih tinggi lagi.

 

[Gambas:Video CNBC]





TIM RISET CNBC INDONESIA

(har/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading