Tips Atur Keuangan Selama Covid-19, Jangan Sampai Boncos

Investment - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
15 April 2020 16:10
Investasi? Iqro' dulu
Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 menjadi kecemasan setiap orang. Adanya kebijakan bekerja dari rumah hingga pembatasan sosial membuat ruang gerak aktivitas kita menjadi sangat terbatas, meski ada juga dampak positifnya: biaya transportasi menjadi lebih hemat dan tak lagi bermacet ria di jalan.

Namun demikian, pandemi ini juga menyebabkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran baik di Indonesia maupun negara-negara lain karena sebagia pekerja kehilangan pendapatannya.

Dengan mempertimbangkan kondisi ini, bagi anda yang masih mendapatkan penghasilan rutin setiap bulannya meskipun bekerja dari rumah, ada sejumlah tips dalam mengelola keuangan agar tidak 'boncos' selama pandemi Covid-19 ini.




Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Dimas Ardhinugraha menyarankan karena ketidakpastian Covid-19 masih cukup tinggi, maka menyiapkan dana darurat selama 6 bulan hingga setahun menjadi keharusan.

Dalam kondisi normal, kata Dimas, umumnya dana darurat disiapkan untuk menutupi biaya hidup atau pengeluaran selama 3 hingga 6 bulan.

"Tapi saat ini kita berada dalam kondisi yang tidak normal," kata Dimas, Rabu (15/4/2020).

Bagaimana jika saat ini belum mengisi pos ini sama sekali? Anda bisa memulainya dari berbagai sumber daya yang ada, melalui penghasilan bulanan.

Dalam kondisi normal, idealnya anda menyisihkan 5-10% sebagai dana darurat dari penghasilan rutin bulanan. Tapi dengan kondisi sekarang, disarankan menyisihkan dana darurat lebih banyak, 30-40%, namun ini harus tetap menyesuaikan kondisi keuangan. Dana darurat ini bisa diambil dari pos sebelumnya seperti transportasi dan gaya hidup.

"Simpan dana darurat di tempat yang aman, mudah dicairkan atau likuid, dan tumbuh atau memberikan potensi imbal hasil seperti di instrumen reksa dana pasar uang," kata Dimas melanjutkan.




Selain menyiapkan pos dana darurat, ada baiknya, kita juga mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

Selanjutnya, bila anda masih mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun ini sebaiknya dialokasikan sebagai dana darurat dan tidak melaksanakan mudik untuk mencegah penularan wabah di kampung halaman.

"Dana untuk mudik, beli baju baru atau kue-kue lebaran bisa Anda gunakan untuk memaksimalkan isi pos dana darurat. Rayakan Lebaran secara sederhana," tuturnya.


[Gambas:Video CNBC]




(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading