Mau Invest Properti, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Investment - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
12 December 2019 13:49
Mau Invest Properti, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Jakarta, CNBC Indonesia - Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi individu manusia disamping kebutuhan makanan (pangan) maupun kebutuhan akan pakaian (sandang).

Selain sebagai tempat untuk ditinggali, rumah juga dapat digunakan sebagai sarana investasi melalui jasa sewa maupun keuntungan yang didapat ketika dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi tentunya.

Investasi properti banyak dipilih karena harganya yang cenderung naik di atas inflasi dan permintaan yang masih tinggi karena lahan semakin terbatas. Jika sedang booming, harga sebuah properti ada kemungkinan bisa naik berkali-kali lipat hanya dalam beberapa tahun saja.

Pakar properti Panangian Simanungkalit dalam acara Investime di CNBC Indonesia TV mengatakan bahwa sektor properti tahun ini sudah mulai rebound, ia berujar pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) naik 13,8% pada periode Januari hingga Mei 2019 dibandingkan Januari - Mei 2018.


Mengacu data Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) Bank Indonesia (BI), hingga triwulan III-2019 penjualan properti residensial tumbuh sebesar 16,18% (qtq), lebih tinggi dibandingkan data triwulan III-2018 yang mengalami kontraksi -15,90% (qtq).

Mau Invest Properti? Simak Tips Berikut Biar Nggak MenyesalSumber: Indeks Harga Properti Residential_Q3_2019 (Bank Indonesia)

Namun sebelum membeli sebuah properti, Ada baiknya menyimak tips berikut agar terhindar dari kerugian teknis dan sebagainya yang dapat menggerus investasi pada properti yang kamu akan kamu miliki. 

Legalitas

Sebelum bertransaksi dengan membeli properti, pastikan Anda sudah mengecek dari sisi legalitas agar tidak terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan di kemudian hari.

Datangi lokasi tersebut dan pastikan lokasi tersebut peruntukan wilayahnya memang bisa dijadikan hunian. Ketahui kejelasan tanahnya dan pastikan bukan tanah sengketa, legalitas kepemilikan tanah harus bisa dibuktikan dengan sertifikat asli yang tertera atas nama pemilik.

Potensi Bencana Alam

Bisa dibilang faktor keamanan adalah yang utama karena menyangkut keselamatan orang yang ada di dalamnya. Perhatikan apakah wilayah tersebut rawan akan bencana alam seperti tanah longsor, banjir, kebakaran, dan hal-hal lainnya.

Lokasi yang rawan bencana biasanya juga membutuhkan biaya tambahan yang lebih besar untuk perawatan maupun asuransi properti.

Keamanan

Jangan sampai kamu membeli properti di sebuah lokasi yang sangat rawan akan kriminal dan dapat mengganggu kamu dan keluargamu.

Sebaiknya cari tahu melalui internet maupun pihak-pihak terdekat, apakah wilayah tersebut aman untuk dijadikan tempat tinggal. Jika ada hal-hal yang sekiranya kurang aman, kamu perlu berfikir dua kali tentunya.

Rencana pengembangan di Masa Depan

Tidak hanya mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi suatu properti pada saat ini, tetapi pertimbangkan juga keadaan di masa mendatang apakah akan mengganggu kenyamanan penghuni di dalamnya atau tidak.

Misalkan ada pembangunan sebuah proyek besar seperti jalan tol, bandara, mall dan lain sebagainya. Tentunya dalam proses pembangunannya berpotensi mengganggu aktivitas penghuni rumah.

Pajak Properti

Terkadang ada perbedaan pajak yang mencolok antar suatu kawasan, terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di perbatasan suatu provinsi. Kamu perlu melakukan survei kecil-kecilan apakah lokasi properti yang akan kamu tempati tidak dikenakan pajak yang lebih mahal.

Selain itu, ada beberapa pajak yang akan dikenakan ketika baru membeli sebuah properti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) yang besarnya 5%, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dikenakan satu kali kepada pihak pembeli properti baru, Bea Balik Nama (BBN) juga dikenakan kepada pembeli yang rata-rata berkisar 2% dari nilai transaksi.

Potensi Pendapatan Sewa

Jika rumah akan disewakan, pastikan kamu mengetahui berapa harga sewa yang wajar melalui orang-orang di sekitar wilayah tersebut.

Tentunya harga sewa akan tinggi bila faktor-faktor yang disebut di atas seperti keamanan, akses yang baik, dan dekat dengan fasilitas pendukung seperti sekolah, rumah sakit, tempat berbelanja, dan lain sebagainya.

Fasilitas Sekitar

Sebuah properti yang baik tentunya ada sarana-sarana penunjang yang mendukung aktivitas orang-orang yang tinggal di wilayah tersebut seperti: sarana transportasi umum, pusat belanja, rumah sakit, sekolah dan lain sebagainya.

Bayangkan jika tempatnya jauh dari tempat-tempat tersebut, tentunya kamu dan mungkin orang yang menyewa propertimu akan kesusahan, akibatnya nilai sewa kurang kompetitif.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(yam/yam)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading