Harga Antam Naik Lagi Sikapi Koreksi Pasar Keuangan Kemarin

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
19 September 2018 13:34
Harga Antam Naik Lagi Sikapi Koreksi Pasar Keuangan Kemarin
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 2.020 (0,33%) menjadi Rp 614.380 per gram dari posisi kemarin. 

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia hari ini (19/9/18), harga tiap batang emas Antam ukuran 100 gram naik menjadi Rp 61,43 juta per batang dari harga kemarin Rp 61,23 juta per batang. 

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.  


ProdukGramHarga per gram 20 Sep 18 (Rp)Harga per gram 19 Sep 18 (Rp)Selisih (%)
Emas Batangan1669,000667,0000.30%
Emas Batangan2643,500641,5000.31%
Emas Batangan3637,000634,6670.37%
Emas Batangan5633,400631,4000.32%
Emas Batangan10624,500622,5000.32%
Emas Batangan25617,980615,9800.32%
Emas Batangan50615,580613,5600.33%
Emas Batangan100614,380612,3600.33%
Emas Batangan250612,814610,7980.33%
Emas Batangan500612,210610,1920.33%
Harga beli kembali573,000572,0000.17%
Sumber: Logammulia 


Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ditetapkan pada Rp 573.000 per gram, naik 0,17% dari posisi kemarin. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut. 

Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama. Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar. 

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%. 

Penguatan emas ukuran kecil itu ketika pasar keuangan masih belum kondusif mengindikasikan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika terjadi kontraksi di pasar global kemarin.

Sehingga, naiknya harga emas mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. 

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik berbalik positif dari terkoreksi cukup dalam kemarin, di mana pasar saham dan obligasi sama-sama menguat signifikan menyikapi aksi balasan China dalam perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). 

Pasar obligasi menguat tajam dengan rerata pergerakan 18 basis poin (bps), sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terangkat 1,03% menjadi 5.871. Di sisi lain, pasar spot valas menunjukkan penguatan rupiah pada 0,2% menjadi Rp 14.880 per dolar AS..   


TIM RISET CNBC INDONESIA (irv/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading