Rajin Investasi, Rasa Percaya Diri Meningkat

Investment - Monica Wareza, CNBC Indonesia
21 April 2018 17:16
Rajin Investasi, Rasa Percaya Diri Meningkat
Jakarta, CNBC Indonesia - Ternyata berinvestasi bisa meningkatkan rasa percaya diri seseorang, terutama perempuan. Pasalnya, dengan berinvestasi artinya perempuan bisa mengelola asetnya sendiri.

President Director BNP Paribas Investment Partners Vivian Sucakusuma mengatakan masalah utama kurangnya investor perempuan di Indonesia saat ini adalah karena rendahnya kepercayaanya dirinya. Padahal dengan berinvestasi seorang perempuan bisa menjadi lebih percaya diri.

"Kalau saya bilang penting buat perempuan itu berinvestasi karena perempuan sudah kerja dan harusnya bisa mandiri," kata Vivian di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (20/4).


Menurut dia, kendala perempuan terutama adalah tidak percaya diri karena tidak mengerti melalui investasi dan menganggap investasi itu rumit dan makan waktu. Padahal invetasi itu tidak sesulit seperti yang dipikirkan.

Dia menilai, perempuan juga perlu berinvestasi mengingat angka harapan hidup perempuan lebih panjnag dibanding dengan lawan jenisnya. "Kalau diliat angka harapan hidup wanita itu lebih panjag dari pria, beda 4-5 tahun. Kalau tidak terbiasa mandiri sebagai wanita bagaimana," kata dia.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Friderica Widyasari Dewi mengatakan pertumbuahn investor perempuan dalam beberapa tahun ini berkembang lebih cepat daripada investor laki-laki meski masih ketinggalan secara jumlah.

Dia menyebutkan, dalam empat tahun terakhir jumlah investor perempuan telah tumbuh sebesar 965% menjadi 476.772 dari 44.741 di akhir 2014 sedangkan investor laki-laki hanya tumbuh 710% menjadi 629.115 dari 77.604.

Friderica menambahkan bahwa ada  baiknya jika perempuan sudah mulai berinvetasi sejak sebelum menikah, karena invetasi juag mengajarkan untuk mengatur keuangan keluarga. "Dari sebelum berkeluarga dong, karena kan perempuan akan mengatur keuangan keluarga. Kan ada orang cerai karena istrinya tidak bisa mengatur keuangan keluarga, boros. Jangan sampai jadi perempuan kaya gitu," imbuh dia. (roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading