Libra Dihajar The Fed & Trump, Trader Bitcoin Rugi Rp 23 Juta

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
12 July 2019 13:10
Libra Dihajar The Fed & Trump, Trader Bitcoin Rugi Rp 23 Juta
Jakarta, CNBC Indonesia - Mata uang digital (cryptocurrency) kembali mendapat sentimen negatif. Kali ini dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak setuju dengan Facebook Libra.

Mengutip Coindesk, Jumat (12/7/2019) hingga pukul 12:48 WIB harga Bitcoin mencapai US$11.382,22 per koin atau setara Rp 159,35 juta. Sepanjang hari ini harga Bitcoin sempat turun US$11.011,04 per koin.


Jika dibandingkan dalam harga tertinggi di dua hari terakhir, harga Bitcoin sudah turun US$1.675,13 atau setara Rp 23,45 juta. Harga tertinggi Bitcoin pada Rabu lalu sebesar US$ 13.057,35 (Rp 182,8 juta).


Facebook Libra kembali menjadi perhatian dunia setelah Gubernur Bank sentral AS (The Fed), Jerome Powell, dan Presiden AS, Donald Trump, menyentil mata uang yang akan meluncur pada semester I-2020 ini.

Dihajar Bos The Fed & Trump, Trader Bitcoin Rugi Rp 23 JutaFoto: Bitcoin (REUTERS/Mark Blinch)

Jerome Powell meminta Facebook menghentikan proyek Libra hingga masalah terkait privasi, pencucian uang, perlindungan konsumen dan stabilitas keuangan diselesaikan. Jerome Powell juga sebut Libra bisa berdampak sistemik.

Donald Trump menyerang Libra Facebook dengan menyebut satu-satunya mata uang resmi di AS adalah Dolar AS. Dia menyebut Facebook harus memiliki landasan dan kedudukan. Apabila Facebook ingin menjadi bank mereka harus mendapatkan lisensi bank dan tunduk pada aturan perbankan.


Pengenalan Libra Facebook yang dilakukan bulan lalu menjadi sentimen positif bagi Bitcoin Cs. Para pengguna beranggapan di masa depan cryptocurrency akan menjadi mata uang resmi dunia.

Simak video tentang Bitcoin di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading