Saran Pendiri Apple: Tinggalkan Facebook

Fintech - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
10 July 2019 16:48
Saran Pendiri Apple: Tinggalkan Facebook Foto: Salah satu pendiri Apple Steve Wozniak (REUTERS/Juan Medina)
Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu pendiri (co-founder) Apple, Steve Wozniak menyarankan orang-orang untuk meninggalkan Facebook. Alasannya, menurut Steve Wozniak perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu membahayakan privasi penggunanya.

"Ada banyak jenis orang yang berbeda, dan (bagi) beberapa orang, manfaat Facebook sepadan dengan hilangnya privasi," kata insinyur dan pengusaha berusia 68 tahun itu kepada TMZ di Washington D.C., Jumat (5/7/2019).


"Tetapi bagi banyak orang seperti saya, rekomendasi saya - untuk kebanyakan orang - adalah Anda harus mencari cara untuk meninggalkan Facebook." tegasnya.


Namun, Wozniak juga mengatakan orang-orang boleh menggunakan aplikasi media sosial terbesar di dunia itu, asalkan Facebook dan para pesaing sejenisnya mampu memberikan opsi privasi di platformnya.


"Orang-orang berpikir mereka memiliki tingkat privasi yang tidak mereka miliki. Mengapa mereka tidak memberi saya pilihan?" kata Wozniak kepada TMZ. "Biarkan saya membayar jumlah tertentu, dan Anda akan menjaga data saya lebih aman dan lebih pribadi daripada orang lain menyerahkannya kepada pengiklan."

Facebook tidak segera menanggapi permintaan CNBC Make It untuk memberikan komentar terkait pernyataan itu.

Saran Pendiri Apple: Tinggalkan FacebookFoto: REUTERS/Regis Duvignau

Mengutip CNBC Make It, pada April 2018, Wozniak telah menghapus akun Facebook-nya. Ia memilih menggunakan email dan pesan teks yang dianggapnya lebih aman.

"Saya sedang dalam proses meninggalkan Facebook. Facebook memberi saya lebih banyak hal negatif daripada positif. Apple memiliki cara yang lebih aman untuk membagikan hal-hal tentang diri Anda. Saya masih bisa berurusan dengan email yang kuno dan pesan teks," tulisnya, sebelum dia menonaktifkan akunnya, lapor USA Today.


Ia juga mengatakan Facebook menghasilkan keuntungan dari memanfaatkan data pengguna tanpa memberi imbalan pada pengguna.

"Pengguna memberikan setiap detail kehidupan mereka ke Facebook dan ... Facebook menghasilkan banyak uang dari iklan ini," katanya kepada USA Today pada April. "Keuntungannya semua berdasarkan pada informasi pengguna, tetapi pengguna tidak mendapatkan keuntungan apa pun sebagai gantinya."

"Tapi saya rasa kita tidak bisa menghentikannya. Tetapi segala sesuatu tentang Anda ... Maksud saya, mereka dapat mengukur detak jantung Anda dengan laser sekarang, mereka dapat mendengarkan Anda dengan banyak perangkat. Siapa tahu kalau ponsel saya mendengarkan sekarang. Alexa sudah banyak membaca berita," kata Wozniak.


Alexa merupakan asisten virtual yang digagas oleh Amazon. Pada bulan April, Bloomberg melaporkan ada ribuan karyawan Amazon mendengarkan apa yang dikatakan orang-orang ketika mereka berbicara dengan Alexa, yang terdapat di dalam berbagai perangkat Amazon, seperti Amazon Echo. Namun, Amazon mengatakan kepada Bloomberg pada saat itu bahwa karyawan hanya mendengarkan "sampel yang sangat kecil" untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Selain Wozniak, CEO Apple Tim Cook juga telah mengatakan hal serupa tentang beberapa perusahaan teknologi Silicon Valley.

"Akhir-akhir ini tampaknya industri ini menjadi lebih dikenal karena inovasi yang kurang mulia - kepercayaan bahwa Anda dapat mengklaim kredit tanpa menerima tanggung jawab," kata Cook dalam pidato pembukaan Universitas Stanford pada bulan Juni.


"Kami melihatnya setiap hari sekarang dengan setiap pelanggaran data, setiap pelanggaran privasi, setiap mata yang berubah menjadi kebencian, berita palsu meracuni percakapan nasional, mukjizat palsu dengan imbalan setetes darah Anda."

"Rasanya agak gila bahwa siapa pun harus mengatakan ini, tetapi jika Anda membangun pabrik kekacauan, Anda tidak dapat menghindari tanggung jawab atas kekacauan itu," tambahnya.

Simak video tentang Facebook di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading