Eksklusif CNBC Indonesia

Regulasi IMEI Berlaku, Bagaimana Nasib Ponsel Turis Asing?

Fintech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
09 July 2019 17:44
Regulasi IMEI Berlaku, Bagaimana Nasib Ponsel Turis Asing?
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Bea da Cukai Heru Pambudi memastikan ponsel milik turis asing tetap bisa digunakan meski IMEI-nya tidak terdaftar. Hal ini menyusul kekhawatiran pemblokiran IMEI yang tidak terdaftar berimbas pada penurunan jumlah wisatawan asing.

Heru menegaskan meski belum ada mekanisme yang pasti, akan dibuat pengaturan yang memudahkan wisatawan asing. Dengan begitu, penertiban IMEI ini tidak akan berdampak pada pariwisata.


"Mekanisme saya tidak bisa menyampaikan, tapi pemerintah sudah ada pengaturan mudah. Pemerintah kan mau menarik investor dan wisatawan, aneh kalau malah menyulitkan. pasti ada pengaturan gampang," kata Heru dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV, Selasa (09/07/2019).


Dia juga menegaskan turis asing bukan dari sasaran penertiban ponsel ilegal ini. Yang ditertibkan adalah mereka yang menjual ponsel ilegal termasuk penyelundupnya. Selama ini merek ponsel ilegal yang dominan masuk berasal dari China yang masuk melalui Selat Malaka.

Regulasi IMEI Berlaku, Bagaimana Nasib Ponsel Turis Asing?Foto: infografis ponsel illegal (Edward ricardo)

Selain mencegah peredaran produk ilegal, aturan ini juga bisa menciptakan level playing field dan keadilan bagi produsen. Heru menilai dari sisi fiskal pun akan terbantu, dari yang sebelumnya hilang dari ponsel ilegal.


"Produsen yang disini kan sudah memproduksi, berinovasi, menciptakan lapangan kerja, kami lindungi dari mereka yang hanya mencari jalan pintas yakni mereka yang menyelundupkan," katanya.

Setiap tahunnya diperkirakan ada 7,2 juta unit ponsel ilegal yang masuk ke pasar Indonesia, atau sekitar 600 ribu unit ponsel setiap bulannya.

Simak video tentang IMEI di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading