Kisah di Balik Lahirnya HongMeng, OS Huawei Pengganti Android

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
12 June 2019 - 18:36
Kisah di Balik Lahirnya HongMeng, OS Huawei Pengganti Android Foto: Huawei (REUTERS/Tyrone Siu)
Jakarta, CNBC Indonesia - Keputusan Google untuk berhenti mengirimkan update dan melisensi operating system (OS) Android pada smartphone Huawei mengejutkan banyak pihak. Sebab kebijakan ini bisa membunuh bisnis ponsel Huawei.

Namun yang mengejutkan adalah Huawei telah mengantisipasi hal ini. Diam-diam Huawei mengembangkan OS sendiri untuk menggantikan Android. Informasi terungkap setelah Huawei mendaftar merek Huawei HongMeng di China dan merek Ark di Uni Eropa. Kini OS tersebut sedang diujicobakan dan ditargetkan akan dirilis akhir tahun ini atau awal tahun depan.



Ide membuat OS sendiri ini ternyata digagas tujuh tahun lalu di sebuah vila yang menghadap ke sebuah danau di Shenzhen, China. Ketika itu, kelompok kecil eksekutif Huawei Technologies yang dipimpin oleh pendiri Ren Zhengfei mengadakan pertemuan tertutup yang berlangsung selama beberapa hari.

Di sana mereka bertukar pikiran tentang bagaimana Huawei harus menanggapi meningkatnya keberhasilan Google Android di seluruh dunia, OS yang mereka gunakan di ponsel Huawei. Mereka khawatir ketergantungan pada Android dapat membuat perusahaan rentan terhadap larangan AS di masa depan.


Kisah di Balik Lahirnya HongMeng, OS Huawei Pengganti AndroidFoto: Huawei (REUTERS/Dado Ruvic)

Kelompok itu sepakat bahwa Huawei harus membangun OS sendiri sebagai alternatif potensial dari Android, ujar sumber yang menolak diidentifikasi, seperti dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Rabu (12/6/2019).

Pertemuan ini kemudian disebut "pembicaraan tepi danau". Sejak tahun lalu akses ke dokumen yang berkaitan dengan pertemuan ini dibatasi.



Pasca-pertemuan dibentuk tim spesialis OS yang dipimpin para eksekutif termasuk Eric Xu Zhijun, yang saat ini menjabat sebagai Huawei Rotating Chairman. Tim ini bekerja secara rahasia.

Ada zona khusus yang dibuat di dalam Huawei untuk menampung tim OS dengan penjaga di depan pintu. Hanya karyawan tim OS yang memiliki akses tersendiri yang bisa memasuki ruangan khusus tersebut. Ponsel pribadi tidak diizinkan dan harus disimpan di loker luar.



Proyek OS pun menjadi bagian penting dari Huawei 2012 Laboratories, yang berfungsi sebagai pusat inovasi, penelitian dan pengembangan teknologi perusahaan.

Laboratorium, diisi oleh para sarjana dan peneliti Huawei ini ditujukan untuk mendorong inovasi mutakhir meskipun menghabiskan miliaran yuan tiap tahun tanpa kontribusi langsung pada keuntungan perusahaan.



Sebagian besar hasil laboratorium tersebut tidak banyak diketahui publik. Namun belakangan Huawei mengakui akan adanya laboratorium tersebut.

"Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, Huawei memang memiliki sistem cadangan tetapi hanya digunakan dalam keadaan khusus. Kami sepenuhnya mendukung sistem operasi mitra kami. Kami senang menggunakannya dan pelanggan kami senang menggunakannya, "kata juru bicara Huawei dalam tanggapan melalui email.



"Android dan Windows akan selalu menjadi pilihan pertama kami. Sementara itu, kami akan melakukan segala daya kami untuk melindungi kepentingan pelanggan kami."


Simak video tentang Huawei di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading